oleh

Diduga Mabuk, Warga Luwu Nekat Gigit Jari Rekannya Hingga Putus

LUWU, TEKAPE.co – LE (25), warga Dusun Tanete, Desa Libukkang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, nekat menggigit leher dan jari rekannya hingga putus.

Akibat insiden itu, LE harus berurusan dengan pihak kepolisian. Ia dilaporkan ke Polres Luwu.

Pelaku ditangkap di rumahnya, di Dusun Tanete, Desa Libukang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu.

“LE dilaporkan ke Mapolres Luwu, Senin 23 Desember 2019, atas sangkaan telah melakukan penganiayaan. Pelaku ditangkap pada Selasa 24 Desember 2019,” jelas Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam, Jumat 27 Desember 2019.

Faisal, mengatakan kejadian itu berawal dari ketersinggungan korban Sulihin saat minum Ballo’ (minuman keras lokal) bersama LE. Atas perkataan LE, hingga Sulihin menampar LE, dan terjadilah perkelahian.

“Ini akibat pengaruh minum minuman keras hingga LE, akhirnya menggigit kepala dan leher yang menyebabkan luka robek, tidak hanya itu LE juga menggigit jari tengah tangan kanan korban hinngga terputus. Korban sempat dirawat di RSUD Batara Guru Belopa,” kata Faisal.

Sementara itu, Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso, mengatakan kejadian penganiayaan dengan cara menggigit menjadi perbincangan di Mapolres Luwu. Pasalnya, kasus ini untuk pertama kali terjadi di Luwu.

“Kejadian penganiayaan dengan cara menggigit korban, baru kali ini terjadi di Polres Luwu, dan ini terjadi akibat mabuk karena minum minuman keras jenis Ballo,” ujar Dwi Santoso.

Polres Luwu akan terus melakukan razia minuman keras untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap berjalan aman.

“Kami harapkan masyarakat menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif. Kami akan tetap melakukan razia minuman keras karena miras menjadi pemicu terjadinya tindak kriminal,” tutur Dwi Santoso. (ham)

Komentar

Berita Terkait