Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Diduga Dilakukan Perawat, Aktivis Keperawatan Palopo Tanggapi Video Viral Pelecehan Pasien Cantik

PALOPO, TEKAPE.co – Warganet dihebohkan rekaman video yang beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 52 detik itu, tampak seorang pasien wanita berparas cantik menangis.

Pasien yang masih dalam keadaan terpasang infus itu tampak menangis sambil menunjuk seorang pria, yang diduga adalah perawat rumah sakit di National Hospital Surabaya, Jalan Boulevard Family Selatan.

Pasien wanita yang itu mengaku telah dilecehkan oleh pegawai pria yang bekerja di rumah sakit tersebut. Didampingi oleh beberapa pegawai rumah sakit pasien itu memaksa seorang pria terduga pelaku pelecehan seksual untuk mengakui perbuatannya.

“Kamu ngaku dulu, apa yang kamu perbuat,” kata pasien itu sambil menangis.

Terduga pria pelaku itu menyalami korban, sambil meminta maaf dan mengatakan dirinya khilaf. “Saya khilaf,” ujar pria tersebut.

Menanggapi hal itu, salah seorang aktivis keperawatan Kota Palopo, Ners Ulul Asmy Pauranan, yang akrab disapa Lung, Kamis 25 Januari 2018, menanggapi video tersebut.

Kepada Tekape.co, Lung, menjelaskan, jika perawat adalah profesi mulia. Perawat sejatinya menjadi role model (contoh) bagi perawat lainnya, profesi lain dan masyarakat.

Menurutnya, profesionalitas perawat mencakup knowladge, skill, attitude, termasuk komunikasi di dalamnya. “Melihat video tersebut, kita melihat oknum yang attitudenya tidak menggambarkan profesionalitas sebagai seorang perawat,” tuturnya.

Selain itu, Dewan Pertimbangan Organisasi Permakes ini berharap, semoga dengan adanya kejadian ini, perawat-perawat lainnya dapat lebih profesional dalam memberikan asuhan keperawatan, yang tidak hanya menyehatkan seseorang, namun juga memberikan kenyamanan dan keamanan pada pasiennya.

“Jadi sekali lagi, video tersebut memperlihatkan oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap pasiennya, institusi, profesi, dan pada sumpahnya. Sangat tidak bijak jika kita menyalahkan profesi perawat yang mulia ini,” tandasnya.

Sekedar diketahui, dalam video yang beredar luas itu, tampak cewek berambut panjang menangis sambil mengungkapkan telah mengalami pelecehan seksual ketika masih dalam pengaruh obat bius.

Di hadapan perawat dan pegawai rumah sakit lain, pasien perempuan itu mengadu sambil menunjuk perawat pria yang diduga telah melecehkannya.

“Kamu pegang payudara saya, kamu remas-remas 2-3 kali. Kamu puter put**nya. Kamu ngaku?,” katanya, sambil menunjuk perawat pria itu.

Si perawat hanya tertunduk sambil mengaku khilaf. “Saya minta maaf,” katanya, singkat. (rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini