oleh

Bupati Taslim Ikut Acara Peringatan HANI 2022, Ini Pesan Kepala BNN Morowali

BUNGKU, TEKAPE.co – Bupati Morowali, Drs Taslim mengikuti Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, secara Hybrid, di Aula Kantor BNNK Morowali, Senin (27/06/2022).

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2022 itu dilaksanakan secara langsung dan dipusatkan di Sanur Denpasar, Bali.

Peringatan HANI itu mengangkat tema ‘Addressing Drug Challenges In Health and Humanitarian Crises (Mengatasi Tantangan Permasalahan Narkotika dalam Krisis Kesehatan dan Kemanusiaan).’

Turut hadir secara online Bupati Morowali, Kasdim 1311/Morowali Mayor Inf David Lunta, Kepala BNNK Kabupaten Morowali AKBP Mulyadi SH, Perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Morowali, Perwakilan Kementerian Agama Morowali dan sekretaris Dewan Adat Kabupaten Morowali.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Narkotika Nasional Dr Petrus R Golose mengatakan, BNN RI sebagai leading sector penanggulangan permasalahan narkotika dengan pendekatan strategi yang komprehensif meliputi strategi soft power approach, hard power approach, smart power approach and cooperation.

“Pelaksanaan strategi ini dilakukan melalui berbagai program kegiatan antara lain: Program desa bersinar (Bersih Narkoba) pada 558 Desa/Kelurahan, Sekolah Bersinar pada 1.740 Sekolah, Kampus Bersinar pada 352 Perguruan Tinggi dan Lapas Bersinar pada 175 Lembaga Pemasyarakatan,” jelasnya.

Sedangkan jumlah kabupaten/kota tanggap ancaman narkoba sebanyak 101 kabupaten/kota terdiri dari 4 wilayah kategori sangat tanggap dan 97 wilayah berkategori tanggap.

“Selanjutnya, dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat dilaksanakan program alternative development pada kawasan rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan alih keterampilan dan alih fungsi lahan yang telah dilaksanakan pada 60 kawasan,” tuturnya.

Lanjut dikatakannya, pada sektor kerjasama, telah terjalin kerjasama melalui 161 nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan baik instansi pemerintah maupun komponen masyarakat.

Kemudian kerjasama regional dan internasional telah terjalin dengan 24 negara/lembaga/dan mitra luar negeri dalam rangka penanggulangan permasalahan narkotika.

“Dalam mendukung upaya optimalisasi capaian strategi di atas dilaksanakan pengembangan kompetensi sumber daya manusia pada tingkat kerjasama internasional yang bekerjasama dengan Australian Federal Police (AFP), Australian Border Force (ABF), United States Drugs Enforcement Administration (US DEA), ILEA Narcotics Investigations Course Thailand, Academic Course Directorate Of Anti Narcotics of Colombia National Police, Disclosure and Investigation Of Crimes In The Field On Drug Trafficking Russia,“ jelasnya.

Peringatan HANI Tahun 2022 yang dilaksanakan di Bali merupakan Turning Point dalam upaya bersama Penanggulangan permasalahan narkotika oleh negara-negara di dunia.

“Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja sama, saling koordinasi, berkolaborasi dan terus bersinergi dengan BNN RI dalam upaya yang berkesinambungan guna menuju Indonesia bersinar (Indonesia Bersih Upacara),” tutur Kepala BNN RI.

Sementara itu, Kepala BNNK Morowali, AKBP Mulyadi SH, usai mengikuti Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional secara Hybrid, menyampaikan, BNN Kabupaten Morowali selalu bersinergi bersama seluruh elemen, baik pihak pemerintah daerah, pihak swasta maupun masyarakat, dalam melakukan upaya-upaya pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Dirinya berharap adanya peringatan HANI dapat memberikan kesadaran dan edukasi bagi seluruh masyarakat kabupaten Morowali untuk menghindari penyalahgunaan narkotika.

“Kami juga mengimplementasikan pendekatan strategi yaitu soft power approach, hard power approach, smart power approach and cooperation. Di Tahun 2022, dalam bentuk pemberantasan terdapat 5 kasus. Empat kasus diantaranya sudah kami tuntaskan dan 1 kasus masih dalam proses penyelesaian. Terkait Pencegahan kami (red-BNN) telah melakukan berbagai upaya diantaranya sosialisasi dalam bentuk edukasi yang dikhususkan para remaja, melakukan pemberdayaan kepada masyarakat dan melibatkan stakeholder baik pemerintahan, pihak swasta, masyarakat dan peran media di Kabupaten Morowali,” ujarnya

Peringatan HANI, turut dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI, Para Duta Besar dan Perwakilan Negara Sahabat, Para Pimpinan Lembaga Negara, Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung RI, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Kepolisian Negara RI, Para Pejabat Pemerintah Pusat dan Daerah, Para Undangan Serta Hadirin lainnya.

Presiden RI, Joko Widodo menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan obat terlarang merupakan ancaman yang sangat serius karena melumpuhkan energi positif bangsa dan mengancam masa depan anak bangsa.

“Seluruh komponen bangsa harus bergerak melindungi generasi bangsa dari jaringan pengedar narkoba. Selain itu perlu adanya edukasi atas dampak kesehatan dan implikasi hukum selain melakukan pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi,” kata Jokowi, saat memberikan sambutan pada puncak acara HANI 2022.

Presiden mengajak seluruh masyarakat dan seluruh elemen bangsa menjadikan HANI tahun ini untuk meneguhkan komitmen, menguatkan tekat, dan kerja sama melakukan upaya-upaya yang tak pernah surut membebaskan anak bangsa dari bahaya penyalahguna Narkoba. (*/fd)

Komentar

Berita Terkait