oleh

Bupati Luwu Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kantor Pengadilan Agama Belopa

LUWU, TEKAPE.co – Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang, M.Pd melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Pengadilan Agama Belopa Kelas II, di Kelurahan Sabe, kecamatan Belopa Utara, Luwu, Senin, 06 September 2021.

Dalam pelatakkan batu pertama tersebut, Bupati Luwu, didampingi oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Makassar, Dr H Abu Huraerah, Ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali, dan Wakapolres Luwu, Kompol H Abd Salam.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang, M.Pd, mengatakan, Kehadiran Kantor Pengadilan Agama Belopa ini patut disyukuri karena telah lama dinantikan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat terkait pelayanan peradilan agama

“Kurang lebih 10 tahun Kehadiran Kantor Pengadilan Agama Belopa kita nantikan dan baru hari ini bisa terwujud. Ini suatu kebanggaan dan kesyukuran bagi pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Luwu. Ini juga sebagai wujud implementasi otonomi daerah untuk memberikan pendekatan pelayanan publik,” ujarnya.

Selain itu, Basmin Mattayang, mengatakan bahwa sejak tahun 2005, awal dirinya menjabat Bupati Luwu pada periode pertama, lahan untuk pembangunan Kantor instansi vertikal, termasuk Pengadilan Agama Belopa telah disiapkan.

“Sejak diresmikan Belopa menjadi Ibukota Kabupaten Luwu, saya melakukan pembenahan, termasuk menyiapkan lahan untuk pembangunan kantor-kantor instansi Vertikal, seperti Polres Luwu, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri, namun pada waktu itu semua terkendala anggaran untuk pembangunan kantornya. Alhamdulillah, sekarang telah terlaksana Pembangunan Kantor Pengadilan Negeri Belopa dan Pengadilan Agama Belopa. Atas nama pemerintah Kabupaten Luwu, Saya ucapkan terima kasih kepada Mahkamah Agung yang telah membangun dua kantor tersebut di Kabupaten Luwu,” jelas, Basmin.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Belopa, Lia Yuliasih, menyambut baik dan bersyukur dilaksanakannya pembangunan Kantor Pengadilan Agama Belopa Kelas II, mengingat saat ini dalam memberikan pelayanan hukum Peradilan Agama, dirinya beserta para staf masih berbagi gedung dengan Dinas Perhubungan.

“Kebutuhan masyarakat Luwu atas layanan Pengadilan Agama, dari tahun ke tahun trendnya semakin meningkat dan semakin bervariasi, pada tahun 2018 kami menerima perkara sejumlah 116 (dalam kurun waktu 2 bulan), tahun 2019 sejumlah 835 perkara, tahun 2020 sejumlah 778 perkara dan tahun 2021, sampai hari ini terdapat 592 perkara. Oleh Karena itu, kami sangat bersyukur dengan terlaksananya pembangunan kantor yang lebih representatif sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan secara optimal,” katanya.

Disamping itu, Lia Yuliasih, mengatakan bahwa pembangunan kantor Pengadilan Agama Belopa yang seyogyanya baru akan dibangun pada tahun anggaran 2022, namun karena respon dan perhatian dari pemerintah Kabupaten Luwu, sehingga dapat terealisasi lebih cepat

“Berkat Perhatian Bapak Bupati, terutama dalam hal pengadaan lahan seluas 4683 meter, maka kami dapat mengajukan permohonan anggaran pembangunan lebih cepat, sehingga alhamdulillah pada akhir tahun 2020 anggaran pembangunan ini sudah masuk pada pagu definitif Pengadilan Agama Belopa tahun anggaran 2021. Dari Luas tanah tersebut, akan dibangun kantor seluas 2100 meter,” tandasnya. (*)

Komentar

Berita Terkait