Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bupati Jember Pimpin Gerakan Bersih Pantai, Libatkan Pelajar hingga TNI-Polri

Bupati Jember Muhammad Fawait turun langsung memungut sampah saat aksi bersih pantai di kawasan Pantai Selatan Jember, Sabtu (7/2/2026), sebagai bagian dari komitmen Pemkab Jember mendorong pariwisata berstandar internasional. (ist)

JEMBER, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat komitmennya untuk mengembangkan sektor pariwisata berstandar internasional.

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah daerah menggiatkan gerakan bersih pantai, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait memimpin langsung aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Selatan Jember, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Pemkab Jember, TNI, Polri, relawan, hingga ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

BACA JUGA: Bupati Lutim Kukuhkan 30 Dewan Hakim MTQ XI, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi penegasan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata tugas pemerintah.

Dalam arahannya, Gus Fawait menyampaikan bahwa Jember memiliki potensi alam yang besar, khususnya garis pantai yang merupakan terpanjang kedua di Jawa Timur.

Namun, potensi tersebut, menurut dia, harus diimbangi dengan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan sebagai prasyarat utama pengembangan destinasi wisata kelas dunia.

BACA JUGA: 164 TKA Tanpa RPTKA, PT BAP Didenda Rp2,17 Miliar oleh Kemnaker

“Presiden telah menegaskan bahwa kebersihan destinasi wisata adalah cerminan Indonesia di mata internasional.

Hari ini kami bersama Kapolres, jajaran TNI, dan masyarakat turun langsung untuk menunjukkan keseriusan. Jember memiliki kekayaan alam yang luar biasa dan harus dikelola dengan sungguh-sungguh,” ujar Gus Fawait.

Ia menilai persoalan sampah selama ini menjadi salah satu tantangan terbesar yang mengganggu kenyamanan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Oleh karena itu, aksi bersih pantai ini tidak dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan sebagai langkah awal perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Keterlibatan generasi muda menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut.

Pemkab Jember secara khusus mengajak ratusan pelajar dari tingkat SMP dan MTs hingga SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah untuk berpartisipasi langsung dalam aksi bersih pantai.

Gus Fawait menegaskan bahwa penanganan persoalan sampah di Jember akan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menyusun peta jalan penanggulangan sampah yang terukur dan terintegrasi.

“Penguatan program kebersihan dan pengelolaan lingkungan hidup akan menjadi prioritas dalam APBD Perubahan 2026 dan APBD murni 2027. Ini adalah agenda besar pembangunan daerah, bukan pekerjaan jangka pendek,” katanya.

Ia optimistis, dengan langkah-langkah tersebut, dalam empat hingga lima tahun ke depan Jember dapat bertransformasi menjadi daerah yang lebih bersih, tertata, dan ramah lingkungan.

Selain kawasan pantai, penataan ruang perkotaan juga menjadi perhatian pemerintah daerah dalam mendukung kenyamanan dan daya saing wilayah.

Aksi bersih pantai yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran publik untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Lebih jauh, kolaborasi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi Jember sebagai destinasi wisata unggulan yang nyaman, berdaya saing, dan berstandar internasional.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini