Bupati dan Wakil Bupati Luwu Silaturahmi dengan Insan Pers
LUWU, TEKAPE.co – Bupati Luwu, H Patahudding, bersama Wakil Bupati, Muh Dhevy Bijak Pawindu, menggelar silaturahmi dengan insan pers di Rumah Jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Jumat, 12 September 2025.
Pertemuan itu berlangsung hangat dan santai. Sejumlah pejabat hadir, di antaranya Kepala Dinas Kominfo Luwu, H Muhammad, Direktur RSUD Batara Guru, dr Daud Mustakim, serta Sekretaris Diskominfo, Anwar Amir. Silaturahmi tersebut diikuti pula oleh para wartawan se-Kabupaten Luwu.
Dalam sambutannya, Bupati Patahudding menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran para jurnalis.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu, saya apresiasi dan berterimakasih kepada sahabat-sahabat atas kehadirannya. Sahabat-sahabat sekalian sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Luwu, kami berharap bantu kami, bagaimana program kami 5 tahun ke depan bisa berjalan sesuai dengan harapan bersama. Tentu juga tanpa media, insan pers, dan LSM, program tidak akan berjalan mulus. Kami juga berharap informasi yang disampaikan bersifat konstruktif, membangun, dan mengedukasi masyarakat,” ujarnya.
Program Prioritas dan Kebijakan Pajak
Patahudding menyinggung sejumlah program yang telah diluncurkan pemerintah daerah, namun belum sepenuhnya dipahami sebagian masyarakat, termasuk program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas dan kebijakan pajak daerah.
“Beberapa program telah kami luncurkan, tetapi masih ada beberapa masyarakat yang belum terlalu paham, termasuk BPJS Kesehatan atau UHC Prioritas, dan pajak. Setelah kami terpilih jadi Bupati tidak pernah menaikkan pajak. Tapi setelah ada masukan ternyata ada kenaikan pajak di 2024 yang berlaku pada 2025. Oleh karena itu kami mengambil kebijakan menunda kenaikan pajak tersebut. Program kami justru menggratiskan PBB-P2 bagi veteran dan masyarakat miskin ekstrem,” katanya.
Ia menjelaskan, pemerintah juga membuka posko aduan di 22 kecamatan agar masyarakat bisa menyampaikan keluhan terkait pungutan pajak.
“Banyak yang bertanya bagaimana yang sudah terlanjur bayar? Itu kita kompensasi ke tahun berikutnya. Kalau ada yang belum puas atau ada kolektor yang nakal, di bawah ada posko aduan di setiap kecamatan. Bahkan saya berpikir jika kemampuan daerah ini cukup digunakan untuk membangun, kemungkinan kita menggratiskan seluruh pajak. Tapi apa boleh buat karena pajak kita tidak terlalu besar. Salah satu kabupaten pajaknya terendah, kalau membayar semua cuma sekitar Rp12 miliar lebih, sementara BPJS kesehatan kita sekitar Rp50 miliar per tahun ditambah lagi BPJS ketenagakerjaan untuk pekerjaan rentan,” katanya.
“Saya harap teman-teman bisa menyampaikan atau publish supaya masyarakat kita paham,” sambungnya.
Selain itu, Bupati Luwu juga menyinggung rencana pembangunan strategis di Kecamatan Bua, antara lain pembangunan rumah sakit regional senilai Rp400 miliar dan Sekolah Rakyat di Labokke senilai Rp250 miliar.
Wabup: Pers adalah Mitra Strategis
Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu, menegaskan peran penting media sebagai mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan.
“Kita ingin membangun kerja sama yang baik untuk menginformasikan seluruh kegiatan pemerintah,” ucap Dhevy. (ilh)



Tinggalkan Balasan