Bulukumba Bangun Masjid Apung, Andalkan Partisipasi Masyarakat
BULUKUMBA, TEKAPE.co – Masjid Apung Pantai Merpati dirancang sebagai fasilitas ibadah sekaligus ikon wisata religi di kawasan pesisir Pantai Merpati, Kabupaten Bulukumba.
Kehadiran masjid ini diharapkan tidak hanya memperkuat nilai spiritual masyarakat, tetapi juga menambah daya tarik kawasan pantai sebagai destinasi wisata berbasis religi.
Ketua Panitia Pembangunan Masjid Apung Pantai Merpati, Andi Buyung Saputra mengatakan, pembangunan masjid tersebut tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
BACA JUGA: Jufri Rahman Kukuhkan PAW KORPRI Pangkep, Suriani Resmi Pimpin Masa Bakti 2022–2027
Seluruh pembiayaan, kata dia, bersumber dari partisipasi masyarakat melalui donasi dan sumbangan para dermawan.
“Pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan umat. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi melalui donasi ke rekening panitia pembangunan masjid,” ujar Andi Buyung Saputra, yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba.
Sebelum memulai pembangunan, panitia telah melakukan penentuan arah kiblat dengan melibatkan Kementerian Agama, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta sejumlah organisasi keagamaan.
BACA JUGA: Datu Luwu Andi Maradang Dukung Gerakan Mahasiswa Untuk Pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya
Langkah ini, menurut Andi Buyung, dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian sekaligus komitmen menjaga kesesuaian syariat dalam perencanaan masjid.
Dukungan terhadap pembangunan masjid apung ini juga datang dari Ketua Majelis Dai Muda Bulukumba, Ikhwan Bahar.
Ia menyatakan apresiasi atas inisiatif pemerintah daerah dan panitia dalam mewujudkan rumah ibadah tersebut.
“Kami dari Majelis Dai Muda sangat mendukung rencana pembangunan Masjid Apung ini, terlebih Bulukumba dikenal sebagai daerah yang berbasis pada perda keagamaan,” kata Ikhwan.
Ia menambahkan, pihaknya telah menyampaikan kepada Bupati Bulukumba agar proses pembangunan melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.
Menurut dia, keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif dan nilai amal jariyah.
“Kami berharap masyarakat bisa berkontribusi, baik melalui pikiran, tenaga, maupun materi. Semoga masjid ini menjadi pusat peradaban Islam dan melahirkan generasi yang mencintai masjid,” ujarnya.
Panitia pembangunan mengajak masyarakat untuk turut menjadi bagian dari proses pembangunan Masjid Apung Pantai Merpati.
Donasi yang diberikan diharapkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir seiring setiap sujud dan lantunan ayat di dalam masjid tersebut.
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan infaq dan sedekah, donasi dapat dikirimkan melalui rekening Panitia Pembangunan Masjid Pantai Merpati:
Bank BRI: 0253-01-008888-56-6
Bank Sulselbar: 565-251-8888-7
(Sakril)



Tinggalkan Balasan