oleh

Kualitas Dari Suplayer CV Maju Jaya Makmur Dinilai Jelek, Ratusan KPM BPNT Pulangkan Beras

PRINGSEWU, TEKAPE.CO – Sejumlah warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) minta diganti suplayer BPNT CV Maju Jaya Makmur (MJM), karena warga merasa kecewa dengan buruknya pelayanan suplayer dalam melaksanakan penyaluran BPNT mereka.

Bagaimana tidak, sudah jelas yang diharapkan KPM adalah beras yang utama, yang terjadi malah warga KPM dibuat kecewa.

Hal ini diungkapkan salah seorang KPM Pekon Fajar Baru Wahyu, kepada wartawan ini.

Selain itu, mereka juga berharap pada Dinas Sosial juga KUBE e-warung agar segera mengganti suplayer MJM, karena dihawatirkan akan terulang lagi kejadian serupa terkait pelayanan suplayer, tidak sesuai dengan MoU awal, beras kualitas premium didatangkan beras kualitas jelek, hingga ratusan warga mendatangi kios BPNT di pekon Fajar Baru untuk mengembalikan beras yang mereka terima.

“Kepercayaan KPM dan warga sudah tidak ada lagi dengan suplayer MJM, dihawatirkan akan terulang lagi kejadian serupa jika suplayer tidak diganti,” kata sumber.

Hal senada juga dikatakan Idham Cholid Kepala Pekon Fajarbaru mengatakan melihat kecewanya warga soal beras BPNT ini, sudah selayaknya jika suplayer MJM diganti saja, warga sudah tidak percaya lagi saat ini, sebagai suplayer MJM hanya mencari untung besar tapi memikirkan untung besar tampa menjaga kualitas beras.

Ketika dikonfirmasi, pihak MJM melalui Jarkasih selaku kepala cabang mengatakan akan mengganti semua beras yang dikembalikan oleh KPM.

“Sebenarnya bukan tidak layak konsumsi cuma kurang bagus saja, karena dari kemarin-kemarin tidak ada masalah, hanya kebetulan kemarin ada 1 dan 2 orang warga yang merasa kurang enak dimasak akhirnya pada komplain. Penampakannya putih (beras) ya bagus. Sebenarnya pihak supplier kalau ada komplain and thread ya KPM ya langsung kita tanggapi . Kalau menurut mereka tidak layak ya langsung kita tanggapi kita ganti  kita tukar, “timpalnya.

Sementara Kabid Dinas sosial  Kabupaten Pringsewu Sugeng saat dikonfirmasi via ponsel mengatakan kami akan segera croscek lapangan, jika memang warga sebagai KPM sudah berharap diganti kami hanya ikut kemauan Ewarung dan warga KPM, karena itu sepenuhnya hak mereka, kami hanya mengawasi saja tidak bisa intervensi. (DAVIT)

Komentar