oleh

Aksi di DPRD Palopo, Gempur Pertanyakan Kejelasan Para Pedagang Yang Terkena Gusur

PALOPO, TEKAPE.co – Puluhan aktivis mahasiswa dari berbagai lembaga yang tergabung dalam aliansi Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempur), mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palopo, Senin 31 Mei 2021.

Aksi ini sebagai bentuk protes “Penggusuran” puluhan pedagang di Terminal Dangerakko, Kota Palopo, yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Para mahasiswa yang juga ditemani para korban penggusuran yakni pedagang menyampaikan aspirasinya.

Jenderal Lapangan Al Ikwal menjelaskan, mereka memprotes kebijakan pemerintah beberapa hari yang lalu karena telah menggusur 34 pedagang kios yang ada di Terminal Dangerakko, Kota Palopo. 

“Hari ini kami menuntut kejelasan atas penggusuran para pedagang di Terminal Dangerakko, menuntut nasib mereka pada pemkot Palopo, pemkot harus memberi ijin kepada seluruh pedagang yang digusur,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Jendral Lapangan, Jordi Goral menyatakan, kehadiran Gempur di DPRD Palopo tidak lain mempertanyakan tugas dari pada pihak legislatif.

“Untuk menindaklanjuti terkait penggusuran terhadap pedagang, olehnya itu kami menuntut kejelasan pemerintah atas nasib para pedagang,” harapnya. (*)

Komentar

Berita Terkait