Akses Luwu Raya Diperkuat, Pemprov Sulsel Siapkan Paket Perbaikan Jalan dan Jalur Seko
MAKASSAR, TEKAPE.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus menggenjot peningkatan infrastruktur jalan di kawasan Luwu Raya melalui sejumlah paket pekerjaan yang saat ini diproses oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel.
Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), paket VI perbaikan jalan mencakup tujuh ruas strategis yang menghubungkan beberapa kabupaten dan kota.
Ruas tersebut meliputi Batas Kabupaten Toraja Utara–Pantilang–Bua sepanjang 3 kilometer dan Tedong Bonga–Buntao–Batas Kabupaten Luwu sepanjang 25,96 kilometer.
Paket yang sama juga mencakup ruas Pantilang–Bonglo–Batas Kota Palopo sepanjang 17,43 kilometer, Batas Kabupaten Luwu–Latuppa sepanjang 5,17 kilometer, serta tiga ruas di wilayah Kota Palopo, yakni Jalan Samiun (0,25 kilometer), Jalan Opu Tosappaile (1,35 kilometer), dan Jalan Pong Simpin (4,82 kilometer).
Kepala Dinas BMBK Sulsel, Andi Ihsan mengatakan, proses lelang paket VI masih berada pada tahap pembukaan dokumen.
Ia berharap tahapan tersebut dapat dipercepat agar pekerjaan fisik bisa dimulai dalam waktu dekat.
“Saat ini masih pembukaan dokumen lelang. Mudah-mudahan bisa dipercepat dan dikerjakan akhir Februari,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).
Untuk mempercepat proses, pihaknya terus berkoordinasi dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Pemprov Sulsel.
Selain itu, Pemprov Sulsel juga menyiapkan paket perbaikan akses menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, wilayah yang berjarak sekitar 550 kilometer dari Makassar dan dikenal memiliki kondisi akses yang menantang.
Hingga kini, jalur menuju Seko masih didominasi jalan berlumpur, berbatu, dan jembatan kayu, sehingga kendaraan roda empat hanya dapat mencapai Dusun Paladoan dan perjalanan harus dilanjutkan dengan kendaraan roda dua.
Untuk meningkatkan aksesibilitas kawasan tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) dan Pemprov Sulsel sepakat melakukan pembiayaan bersama.
KemenPU mengalokasikan anggaran Rp48 miliar, sementara Pemprov Sulsel menyiapkan Rp20 miliar.
“Kita sedang proses juga dan secepatnya dilelang,” kata Andi Ihsan.
Ia menambahkan, paket yang bersumber dari KemenPU sudah memiliki pemenang lelang, sementara paket dari APBD Sulsel diproses terpisah.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menegaskan berbagai proyek tersebut merupakan bagian dari perhatian pemerintah provinsi dalam meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas wilayah Luwu Raya.
“Paket-paket infrastruktur di Luwu Raya ini adalah bentuk atensi Pemprov Sulsel terhadap pembangunan kawasan tersebut,” ujarnya.(*)



Tinggalkan Balasan