oleh

Akibat Banjir Bandang di Luwu, Petani Gagal Panen

LUWU, TEKAPE.co – Ratusan hektare lahan pertanian di Kabupaten Luwu mengalami gagal panen akibat banjir yang menerjang areal persawahan. Jumat, 3 Mei 2024.

Petani yang sudah menyiapkan padi mereka untuk panen dan menunggu mesin Combine akhirnya kehilangan hasil panen akibat banjir bandang tersebut.

Ketua Perpadi Luwu, Wahyu Napeng, menyatakan bahwa banyak petani telah menyiapkan padi mereka untuk panen.

Namun, karena kekurangan alsintan, terutama Combine untuk memanen padi, menjadi kendala utama. Hal ini menyebabkan banyak petani harus menunggu kedatangan mesin Combine.

“Saat petani menunggu mesin Combine untuk memanen padi, banjir bandang tiba-tiba melanda daerah tersebut. Hal ini menyebabkan banyak padi milik petani yang gagal panen, termasuk di Kecamatan Kamanre,” ujar, Wahyu Napeng, yang juga Anggota DPRD Luwu terpilih.

Wahyu, mengatakan, kekurangan alsintan ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten Luwu.

“Kekurangan alsintan dalam hal ini Combine untuk memanen padi di Luwu harus menjadi perhatian Kementerian Pertanian. Dia berharap bahwa pemerintah pusat akan menambah jumlah alat Combine untuk Luwu di masa depan,” harapnya.

Menurut Wahyu, banyak petani yang harus mengantre untuk menggunakan Combine karena harapan mereka untuk menghasilkan panen yang baik dari daerah lain juga terhambat akibat banjir bandang ini. (rls)



RajaBackLink.com

Komentar