Bulog Palopo Terakhir Hari Ini Lakukan Pengadaan Beras, Begini Tanggapan Perpadi Luwu
LUWU, TEKAPE.co – Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Kabupaten Luwu, memberikan tanggapan terkait penghentian sementara pengadaan beras oleh Bulog yang mulai hari ini, Jumat, 29 Oktober 2021.
“Bulog juga harus melihat kondisi hari ini dimana khusus Luwu sekarang ini musim panen Raya, maka dari kita minta Bulog mengambil kebijakan terkait dengan pengadaan beras agar dapat menyerap beras petani lokal semaksimal mungkin,” ujar, Ketua Perpadi Luwu, Wahyu Napeng.
Disamping itu, Wahyu, mengatakan dengan penutupan sementara pengadaan ini juga akan berdampak kepada para pengusaha perberasan lokal yang saat susah di situasi Pandemi ini.
“Kita berharap agar para pengusaha lokal perberasan ini tetap dihidupkan sebagai bentuk Pemulihan Ekonomi Nasional di tengah Pandemi ini,” ujar, Wahyu.
Lanjutnya, Wahyu, mengatakan sangat dibutuhkan peran serta Pemerintah Daerah untuk untuk membantu Bulog dalam penyaluran beras. Termasuk memperjelas hasil rapat antara, DPRD, Pemkab Luwu, dan Bulog, terkait dengan sektor pertanian untuk membantu penyerapan beras petani. melalui ASN membeli beras hasil panen petani Luwu melalui Bulog.
“Kontribusi Pemerintah Daerah dalam hal ini sangat penting, terutama membantu membantu untuk penyaluran beras, melalui program bansos khususnya beras bisa diambil di Bulog, Selain itu, kita juga mengharapkan agar ada tindak lanjut hasil rapat dengan, Pemkab, DPRD dan Bulog Palopo pada saat itu, terkait dengan pembahasan ASN bisa membeli beras hasil panen petani melalui Bulog. Hal itu dimaksudkan agar Bulog dapat menyalurkan stok beras yang diserap dari para petani,” tandasnya.
Sementara itu, dikonfirmasi media, terkait hal tersebut, Kepala Kantor Cabang Bulog Palopo, Lisnawati, mengatakan bahwa untuk Pengadaan beras hari ini terakhir. Ia menyampaikan bahwa Bulog Palopo mengikut Faksimili Perum Bulog kantor Wilayah Sulselbar.
“Terkait pengadaan kami mengikut Faksimili Perum Bulog kantor Wilayah Sulselbar, yang menyatakan bahwa stok CBP yang dikelola Perum BULOG saat ini mencapai 1,22 juta Ton setara beras yang telah memenuhi penetapan jumlah CBP oleh Pemerintah 1-1,5 juta ton setara beras,” ujarnya.
Disamping itu, terkait dengan kebijakan pengadaan beras mengingat saat ini Luwu Raya khususnya Kabupaten Luwu musim Panen Raya. Lisnawati menanggapi bahwa “Masalah kebijakan di pusat,” ucapnya. (Ham)



Tinggalkan Balasan