Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bentrok Pemuda di Palopo Diwarnai Batu, Busur hingga Senjata Api Rakitan

Suasana di Jalan Tomangambari, Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, setelah bentrokan antarkelompok pemuda pecah pada Minggu (11/10/2026) malam. Polisi turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan mengantisipasi bentrokan susulan. (Dok: Polres Palopo)

PALOPO, TEKAPE.co – Bentrokan antarkelompok pemuda terjadi di Jalan Tomangambari, Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Minggu (11/10/2026) malam.

Pertikaian yang melibatkan puluhan pemuda itu sempat diwarnai aksi saling serang menggunakan batu, busur, senjata tajam hingga senjata api rakitan jenis papporo.

Polisi bergerak ke lokasi setelah menerima laporan adanya bentrokan. Personel Polsek Wara Selatan bersama jajaran Polres Palopo yang dipimpin Kapolsek Wara Selatan, Iptu Yusran Sa’buran, kemudian melakukan pengamanan untuk mencegah pertikaian meluas.

BACA JUGA: Cincin Emas dan Uang Tunai Hilang dari Lemari, Warga Palopo Lapor Polisi

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 21.15 Wita di depan SPBU Sampoddo. Insiden diduga dipicu aksi pembusuran terhadap warga Sampoddo bernama Aswiro alias Wiro hingga mengakibatkan pakaiannya robek.

Kejadian itu kemudian memicu reaksi sekelompok pemuda. Sekitar 20 pemuda asal Sampoddo yang mengendarai sepeda motor mendatangi kawasan Jalan Tomangambari.

Situasi pun memanas hingga terjadi aksi saling serang di area permukiman warga.

BACA JUGA: Aksi Samurai Pria Mabuk di Palopo Berujung Berdarah, Jari Polisi Terluka

Setelah menerima informasi, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi untuk mengendalikan keadaan. Sekitar pukul 22.30 Wita, situasi berhasil dikuasai dan berangsur kondusif.

Dalam penyisiran di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan dan menyita tiga anak panah atau busur sebagai barang bukti.

Kapolsek Wara Selatan, Iptu Yusran Sa’buran, mengatakan pihaknya memperketat penjagaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.

“Selain menyiagakan personel di lapangan, kami juga berkoordinasi dengan Camat, Lurah, serta para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dari kedua belah pihak agar masing-masing kelompok menahan diri,” tegas Iptu Yusran Sa’buran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini