Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Apel Ojol Kamtibmas di Bulukumba, Kapolres Sematkan Pin Polantas Mappattabe

Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, saat memimpin Apel Ojek Online (Ojol) Kamtibmas, Rabu (11/2/2026). (ist)

BULUKUMBA, TEKAPE.co – Polres Bulukumba menggelar Apel Ojek Online (Ojol) Kamtibmas yang dirangkaikan dengan penyematan Pin Polantas Mappattabe serta pemasangan helm standar keselamatan kepada para pengemudi ojol dan kurir.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Polres Bulukumba, Rabu (11/2/2026), dan dipimpin langsung Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, sebagai bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan.

Apel diikuti oleh personel Polres Bulukumba, perwakilan Dinas Perhubungan, serta sejumlah komunitas ojek online dan kurir di Kabupaten Bulukumba, di antaranya komunitas Kurirta dan J&T.

BACA JUGA: Hadiri HUT ke-66 Takalar, Bupati Gowa Harap Kontribusi Terbaik bagi Sulsel

Dalam kesempatan itu, Kapolres Bulukumba secara simbolis menyematkan Pin Polantas Mappattabe kepada lima perwakilan pengemudi ojol dan kurir. 

Selain itu, dilakukan pula pemasangan helm standar keselamatan sebagai bentuk kampanye kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.

Pin Polantas Mappattabe menjadi simbol komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, menjunjung nilai kesopanan, serta memperkuat kepatuhan terhadap aturan. 

BACA JUGA: Wali Kota Palopo Dinilai Mengkerdilkan Perjuangan Luwu Raya

Istilah mappattabe sendiri berasal dari kearifan lokal yang bermakna sopan santun dan penghormatan, yang diadaptasi Polri sebagai pendekatan humanis kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, AKBP Restu Wijayanto menegaskan bahwa kegiatan apel ojol kamtibmas bertujuan membangun sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bulukumba.

Ia menyebut para pengemudi ojol dan kurir memiliki peran strategis karena mobilitas mereka yang tinggi dan menjangkau hampir seluruh wilayah.

“Rekan-rekan bukan hanya pejuang nafkah keluarga, tetapi juga mitra penting Polri dalam menjaga keamanan. Keberadaan rekan-rekan di lapangan menjadikan ojol dan kurir sebagai sensor awal terhadap berbagai peristiwa,” ujar Kapolres.

Menurut Kapolres, para pengemudi kerap menjadi pihak pertama yang mengetahui kejadian di lapangan, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga potensi tindak kriminal seperti peredaran narkoba, begal, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh ojol dan kurir untuk tidak ragu melaporkan setiap informasi yang berpotensi mengganggu keamanan melalui Call Center 110 atau langsung ke kantor kepolisian terdekat.

Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Bulukumba siap memberikan perlindungan kepada masyarakat. 

Para pengemudi ojol dan kurir dipersilakan mendatangi Polsek atau Pos Polisi apabila merasa tidak aman, terutama saat bekerja pada jam-jam rawan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bulukumba menyampaikan tiga pesan utama, yakni menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, meningkatkan kepekaan terhadap potensi kejahatan dan kecelakaan, serta menjaga solidaritas positif antar komunitas dengan tidak mudah terprovokasi isu hoaks.

Kegiatan apel diakhiri dengan silaturahmi dan foto bersama antara jajaran Polres Bulukumba dan komunitas ojol di halaman Mapolres Bulukumba.

Apel tersebut turut dihadiri Wakapolres Bulukumba Kompol H. Syafaruddin, S.H., para pejabat utama Polres Bulukumba, perwakilan Dinas Perhubungan Ahmad Saenal, serta perwakilan Jasa Raharja Bulukumba, Faisal.

(Sakril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini