Isu Iran Dicoret, Seberapa Besar Peluang Indonesia ke Piala Dunia 2026?
JAKARTA, TEKAPE.co – Spekulasi mengenai kemungkinan Tim Nasional Iran tidak ambil bagian dalam Piala Dunia 2026 kembali mencuat dalam beberapa hari terakhir.
Kabar tersebut berkembang seiring sorotan internasional terhadap situasi politik dan keamanan di Iran, yang memicu tekanan dari berbagai pihak.
Sejumlah media di Iran melaporkan bahwa Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) dan otoritas olahraga setempat tidak akan melakukan penolakan apabila FIFA menjatuhkan sanksi berupa pencoretan Iran dari ajang empat tahunan tersebut.
BACA JUGA: The Blues Bidik Jeremy Jacquet, Negosiasi Transfer Masih Alot
Partisipasi Iran di turnamen yang sebagian besar digelar di Amerika Serikat dinilai berpotensi menimbulkan polemik, mengingat hubungan diplomatik kedua negara yang tidak harmonis.
Kekhawatiran juga muncul terkait kemungkinan gelombang protes dari komunitas internasional apabila tim asuhan Mehdi Taremi tampil di Amerika Serikat.
Pada Piala Dunia 2026, Iran sejatinya telah tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Di tengah isu tersebut, muncul pertanyaan mengenai negara yang berpotensi menggantikan posisi Iran apabila FIFA benar-benar mengambil langkah tegas.
Media Inggris, Sportbible, menyebut dua kandidat utama dari kawasan Asia.
Uni Emirat Arab menjadi salah satu opsi karena memiliki peringkat FIFA tertinggi di antara negara-negara Asia yang tidak berhasil lolos langsung ke putaran final.
Selain itu, Irak juga disebut berpeluang, mengingat tim tersebut dijadwalkan tampil dalam playoff antarkonfederasi pada Maret 2026.
Dalam skema yang berkembang, apabila Irak mendapatkan tiket otomatis ke Piala Dunia, posisi mereka di babak playoff bisa diambil alih oleh Uni Emirat Arab, yang sebelumnya disingkirkan Irak pada fase lanjutan kualifikasi zona Asia.
Dengan konfigurasi tersebut, peluang Tim Nasional Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 dinilai praktis tidak terbuka.
Tim Merah Putih disebut harus mengalihkan fokus ke siklus kualifikasi berikutnya dengan target tampil di Piala Dunia 2030.(*)



Tinggalkan Balasan