Pemprov Sulsel Serahkan Dua Kapal 15 GT untuk Nelayan Bone, Perkuat Sarana Perikanan Tangkap
BONE, TEKAPE.co – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan dua unit kapal penangkap ikan berkapasitas 15 gross tonnage (GT) kepada kelompok nelayan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Lonrae, Kabupaten Bone, Jumat (16/1/2026).
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi memperkuat sarana perikanan tangkap guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.
Penyerahan kapal dihadiri Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Naoemi Octarina, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel dr. Ilyas, jajaran kepala OPD Pemprov Sulsel, serta perwakilan kelompok nelayan penerima manfaat.
BACA JUGA: Puting Beliung Terjang Pangkep, Pemprov Sulsel Turun Salurkan Bantuan Darurat ke Warga Terdampak
Dalam sambutannya, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa bantuan di Bone melengkapi program serupa yang telah digulirkan di sejumlah daerah lain di Sulawesi Selatan.
Sebelumnya, Pemprov Sulsel menyalurkan satu unit kapal 15 GT di Kabupaten Bulukumba dan puluhan unit kapal ke wilayah Kepulauan Selayar, Bantaeng, Takalar, Kota Palopo, serta beberapa daerah di Luwu Raya.
“Dengan kapal berkapasitas lebih besar, nelayan diharapkan dapat memperluas jangkauan melaut, meningkatkan hasil tangkapan, dan pada akhirnya menambah penghasilan,” kata Andi Sudirman.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulsel juga meresmikan rehabilitasi turap penahan tanah di kawasan PPI Lonrae dengan menandatangani prasasti.
Menurutnya, penguatan infrastruktur di sekitar pelabuhan perikanan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung aktivitas nelayan.
Ia berpesan agar kelompok nelayan penerima bantuan dapat mengelola dan merawat kapal secara bersama-sama sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Kerja sama dan tanggung jawab dalam pemanfaatan kapal ini menjadi kunci agar program pemerintah benar-benar berdampak bagi kesejahteraan nelayan dan keberlanjutan sektor perikanan di Sulawesi Selatan,” ujarnya.(*)



Tinggalkan Balasan