Gerindra Ultimatum Kader di Palopo: Menangkan Naili-Ome atau Dipecat
MAKASSAR, TEKAPE.co – Partai Gerindra mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh kadernya di Kota Palopo untuk mendukung pasangan Naili Trisal – Akhmad Syarifuddin dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) mendatang.
Partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu tak akan mentoleransi pembangkangan, bahkan mengancam akan memecat kader yang tidak patuh.
Wakil Ketua DPD Gerindra Sulawesi Selatan, Sawaluddin Arief, menegaskan bahwa pencalonan Naili-Ome merupakan hasil kesepakatan antara Gerindra dan Demokrat, dengan dukungan dari PKB.
BACA JUGA: Bawaslu Palopo Bantah Rekomendasikan Diskualifikasi Calon Wakil Wali Kota
Sawaluddin Arief menekankan bahwa sejak awal Gerindra telah menjadi salah satu motor utama dalam mengusung pasangan tersebut.
“Gerindra bersama Demokrat dan PKB telah menyepakati pasangan Naili-Ome. Memang sebelumnya Demokrat juga memiliki calon lain, tetapi akhirnya keputusan jatuh pada mereka,” ujar Sawaluddin kepada wartawan, Jumat (4/4/2025).
Ia menjelaskan bahwa setelah KPU menetapkan pasangan calon, DPP Gerindra langsung menerbitkan surat tugas yang memerintahkan seluruh kader di Palopo untuk bersatu memenangkan Naili-Ome. Instruksi tersebut, kata dia, bersifat mutlak dan tidak boleh diabaikan.
BACA JUGA: Pendukung Naili Trisal – Akhmad Syarifuddin Desak Bawaslu Sulsel Ambil Alih PSU Palopo
“Surat ini bukan sekadar arahan, tetapi perintah resmi dari DPP. Kader wajib patuh dan bekerja maksimal untuk kemenangan Naili-Ome,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sawaluddin mengingatkan bahwa kader yang tidak menjalankan instruksi partai akan menghadapi konsekuensi berat, termasuk pemecatan.
“Sanksinya jelas dan tegas, yakni pemecatan bagi siapa pun yang membelot. Ini sudah menjadi kebijakan partai,” ujarnya.
Dengan ultimatum tersebut, Gerindra berharap seluruh kadernya di Palopo dapat solid dalam mendukung Naili-Ome dan memastikan kemenangan mereka dalam PSU yang akan datang.(*)
Tinggalkan Balasan