oleh

231 P3K Guru dan Non Guru di Aceh Singkil Teken Perjanjian Kerja

ACEH SINGKIL, TEKAPE.co – Sebanyak 231 Para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru dan Non Guru Tahap l dan ll Formasi tahun 2021 lingkup Pemkab Aceh Singkil menandatangani masa hubungan perjanjian kerja.

Penandatangan tersebut berlangsung di ruangan meeting room BKPSDM Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (20/4/2022).

Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (Bkpsdm) Aceh Singkil, Ali Hasmi mengatakan bahwa masa kontrak perjanjian kerja akan berlangsung selama lima tahun.

Sementara itu, untuk jenjang pendidikan dikatakan bahwa P3K Guru rata-rata (S1) sedangkan P3K Non Guru dari 22 orang, diantaranya 10 jenjang (S1) dan 12 jenjang (D3).

Ia merincikan bahwa jumlah P3K Guru ada sebanyak 209 orang, sedangkan jumlah P3K Non Guru ada sebanyak 22 orang.

“Dari 509 formasi P3K Guru yang lulus 209 orang dan P3K Non Guru dari 140 yang lulus hanya 22 orang. Jadi P3K Guru tersisa 300 dan Non Guru 118. Mungkin tahun ini kembali kita usulkan karena masih banyak formasi yang kosong,” jelas Ali Hasmi.

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa setelah menandatangani perjanjian tersebut, maka proses selanjutnya adalah penyerahan SK, namun belum diketahui secara pasti kapan penyerahan SK tersebut akan berlangsung.

Begitu pun kata dia menyangkut penyaluran gaji, dijelaskan bahwa mereka akan menerima gaji setelah mendapatkan surat pernyataan melaksanakan tugas (SPMT) yang didapatkan setelah menerima SK.

Uniknya, P3K Guru ada yang sudah berusia 55 tahun, sadangkan P3K Non Guru Usia termuda 24 tahun.

“Tidak ada gaji pensiun. Sejauh ini, belum ada aturan yang mengikat,”ujarnya” Untuk perpanjangan kontrak ada 3 opsi dua diantaranya pertama tergantung Bupati apakah mau memperpanjang atau kedua memutuskan perjanjian kerja,”pungkasnya.

Seperti diketahui, proses kegiatan penandatanganan perjanjian kerja tersebut akan berlangsung selama dua hari yakni Rabu dan Kamis tanggal 20-21 April 2022.

Sementara, demi memudahkan, pihak BKPSDM Perharinya itu diisi lima sesi, setiap sesi berjumlah 20 orang.

(wahyu)

Komentar