Tekape.co

Jendela Informasi Kita

22 Pegawai Sekretariat Panwascam se Luwu Dibimtek Penyusunan LPj dan Aplikasi Keuangan

PALOPO,TEKAPE.co — Jajaran Panwaslu Kabupaten Luwu, tak henti-hentinya memberikan bimbingan bagi segenap jajarannya. Khususnya bagi kepala sekretariat Panwaslu di kecamatan. Hal itu dilakukan dalam mewujudkan kinerja terbaik menghadapi pelaksanaan Pilbup, Pilgub, Pileg dan Pilpres mendatang.

Salah satunya melalui bimbingan teknis penyusunan laporan pertanggungjawaban dan aplikasi keuangan tingkat sekretariat Panwaslu kecamatan se Kabupaten Luwu.

 

Bertempat di Aula Hotel Mulia Indah Lantai 3, Kota Palopo, 16-17 Februari, lembaga vertikal yang dinakhodai, Syam Abdi itu, bahkan ikut menghadirkan Kepala Bawaslu Sulsel, Sudirman Rahim dalam memberikan pengarahan pada bimbingan teknis tesebut. Bimtek sekretariat Panwaslu ini dihadiri 22 pengurus sekretariat se Kabupaten Luwu.

Sudirman dalam sambutannya mengatakan bahwa segenap anggota Panwaslu diharapkan meningkatkan koordinasi dalam menjalankan kerja-kerja mulia ke depan.

“Jangan sungkan berkoordinasi maupun menjalin komunikasi dengan jajaran lebih tinggi guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan. Kami di tingkat provinsi terbuka bagi teman-teman semua. Kapan pun itu. Perlu juga diketahui bahwa dari dulu Panwaslu Luwu sudah memberi kontribusi besar dalam hasil audit yang baik diperoleh selama ini,” kata Sudirman.

Adanya audit yang akan berjalan di internal Bawaslu, sebutnya, diharapkan jangan sampai tahun ini Bawaslu mendapat hasil audit BPKP yang buruk. “Makanya kegiatan seperti ini cukup penting diikuti dan disimak secara cermat segenap jajaran sekretariat Panwaslu,” harapnya.

Dicontohkan, untuk perjalanan dinas, harus berdasarkan undangan atau surat tugas. Kemudian dilengkapi dengan bukti tiket atau dokumentasi perjalanan. Dan yang terakhir adalah harus ada laporan hasil perjalanan dinas dari tempat yang dituju.

“Harus ada rincian dan lengkap. Kita ini adalah PNS di sekretariat. Jangan ada yang sampai bermasalah. Kita dituntut bertanggungjawab terhadap anggaran yang diberikan pemerintah. Intinya adalah cermati setiap dokumen yang ada. Jangan coba-coba berbohong. Misalnya, bukti penginapan di hotel. Sebab, KPK dan BPK sudah memiliki nomor telpon semua hotel. Sehingga mudah sekali dilacak,” imbau Sudirman.

Hal senada ditambahkan Divisi SDM Panwaslu Luwu, Abdul Latief. “Lewat kegiatan ini kita bisa mendapatkan ilmu tambahan dalam hal penyusunan laporan pertanggungjawaban. Kami harap serius menyimak pelatihan hari ini. Ilmu ini akan menjadi modal bagi kita semua dalam membuat laporan. Sebab, jika melihat laporan kemarin sudah bagus namun masih perlu lebih efisien dan efektif,” kata Latief, mewakili Ketua Panwaslu Luwu, Syam Abdi saat membuka Bimtek siang tadi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini