Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Wali Kota Makassar Turun ke Aceh, Bawa Bantuan Rp1 Miliar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir di Aceh, Senin (5/1/2026). Munafri datang langsung ke Aceh dan Sumatera Utara untuk menyalurkan bantuan bagi korban bencana. (ist)

MAKASSAR, TEKAPE.co – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menempuh perjalanan kemanusiaan ke wilayah yang dilanda banjir di Aceh dan Sumatera Utara.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kondisi warga terdampak sekaligus menyalurkan bantuan atas nama Pemerintah Kota Makassar.

Munafri bertolak dari Makassar menuju Aceh pada Minggu (4/1/2026) malam.

BACA JUGA: Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur Ikut Peletakan Batu Pertama Dua Masjid di Aceh Tamiang

Dalam perjalanan itu, ia didampingi sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Kepala Pelaksana BPBD Makassar M. Fadli, Kepala Bapenda Andi Asminullah.

Turut mendampingi, Kepala Dinas Penataan Ruang M. Fuad Azis, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Mahyudin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Samsul Bahri, serta Kepala Bagian Protokol Ardhy Rahadian.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar M. Fadli mengatakan, rombongan Pemkot Makassar membawa bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir di Aceh dan Sumatera Utara.

Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp500 juta untuk setiap titik lokasi.

“Ada dua titik bantuan yang kami salurkan, masing-masing di Aceh dan Sumatera Utara,” ujar Fadli, Senin (5/1/2026).

Di Aceh, bantuan diserahkan melalui Pemerintah Provinsi Aceh. Sementara untuk Sumatera Utara, penyaluran dilakukan di wilayah Medan.

Seluruh bantuan diberikan atas nama Pemerintah Kota Makassar dan selanjutnya akan dikelola oleh pemerintah provinsi setempat sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

“Bantuan berupa dana tunai. Pemerintah provinsi nantinya yang menyalurkan ke tingkat bawah secara proporsional, menyesuaikan kondisi di lapangan,” kata Fadli.

Selain dana tunai, tim Pemkot Makassar juga membawa bantuan kemanusiaan lainnya ke wilayah terdampak.

Berdasarkan laporan lapangan, kondisi daerah yang dilanda banjir masih berada pada fase tanggap darurat lanjutan menuju tahap pemulihan.

Kerusakan akibat bencana dilaporkan cukup berat, mencakup sektor pertanian hingga infrastruktur dasar.

Sejumlah lahan persawahan mengalami kerusakan total dan membutuhkan pencetakan ulang, sementara prasarana umum disebut hampir seluruhnya perlu dibangun kembali.

“Kerusakannya sangat luas, bahkan disebut lebih besar dibanding dampak tsunami Aceh sebelumnya karena bencana kali ini melanda wilayah pegunungan hingga pesisir,” ujar Fadli.

Kunjungan langsung Wali Kota Makassar ke lokasi bencana diharapkan dapat memperkuat solidaritas antardaerah sekaligus memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.

“Duka Aceh dan Sumatera adalah duka Makassar, duka kita semua. Dengan turun langsung ke lapangan, diharapkan tumbuh empati yang lebih kuat dan semangat kemanusiaan yang nyata,” kata Fadli menirukan pesan Munafri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini