Wali Kota Bontang Turun Langsung Penggalangan Dana Bagi Korban Bencana Lutra
BONTANG, TEKAPE.co – Bencana banjir bandang yang menerpa Luwu Utara, Senin (13/7/2020) lalu, memberikan kedukaan tersendiri bagi masyarakat Luwu Raya.
Kedukaan itu tidak hanya dirasakan masyarakat Luwu Raya dan se-Sulawesi Selatan, kedukaan ini juga dirasakan masyarakat Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Bahkan, orang nomor satu di Bontang, yakni Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni turun langsung di jalan dalam aksi penggalangan dana bagi korban banjir bandang Luwu Utara.
Neni bersama para relawan lainnya, ikut mengumpulkan dana di jalan persimpangan 4 Bontang Baru, Kamis 16 Juli 2020.
Selain turun kejalan, Neni Moerniaeni mendonasikan Rp 5 juta dari kantong pribadinya pada para relawan, untuk segera menyalurkannya pada korban bencana.
“Pemerintah juga telah berkomitmen akan mengucurkan bantuan kepada korban Masamba. Hanya saja, harus melalui mekanisme penganggaran. Rencananya setelah penetapan APBD-Perubahan 2020 uangnya bisa disalurkan,” ungkap Neni.
Selain itu, Neni melanjutkan belanja pemerintahan harus sesuai dengan perencanaan. Musibah di Masamba, tak masuk dalam daftar rencana pemerintah.
Maka dibutuhkan pembahasan lagi melalui APBD-Perubahan agar bisa dimasukan rencanan belanja untuk bantuan ke Masamba.
“Semoga saja APBD-P bisa lebih cepat supaya kita bisa cepat juga menyalurkan bantuannya,” harapnya.
Dari aksi galang dana tersebut yang telah dilakukan selama tiga hari berturut turut telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 27.914.900. Dengan rincian, hari pertama Rp 8.250.100, hari kedua Rp 6.140.400 dan hari ketiga Rp 8.524.400.
Selain berbentuk uang, terdapat pula bantuan berupa pakaian layak pakai sebanyak lima karung.
“Dana ini terkumpul dari hasil turun ke jalan. Itu Belum termasuk donasi yang disalurkan via rekening. Ada juga dari HMI, dan organisasi kepemudaan lainnya yang akan menyerahkan bantuan hasil galang dana mereka ke kami,” ucap Koordinator kegiatan, Awin Jamain.
Dalam Aksi itu melibatkan, Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Bontang, Forum Jurnalis Bontang (FJB) PWI Bontang, Komunitas Berbagi Saja (Kombes), Organisasi Bontang Berbagi (OBB), serta sejumlah komunitas. (rilis)
Tinggalkan Balasan