Tim SAR Temukan Life Jacket Saat Cari 5 Jurnalis Hilang di Sekitar Anak Krakatau
JAKARTA, TEKAPE.co – Tim KAL Anyer menemukan sebuah pelampung dan botol saat melakukan pencarian lima jurnalis serta tiga kru kapal yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Dua benda tersebut ditemukan di sekitar 7,05 nautical mile (NM) di sisi barat Anyer.
Temuan itu kini dibawa ke posko untuk diperiksa lebih lanjut guna memastikan apakah memiliki kaitan dengan para jurnalis dan kru yang hingga kini masih dalam pencarian.
BACA JUGA: Suami Hilang Saat Liput Gunung Anak Krakatau, Desi Tetap Yakin Bagus Khoirunnas Selamat
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan asal-usul benda tersebut.
“Kejelasannya mohon dari rekan-rekan menunggu mengingat posisinya penemuan tersebut cukup jauh dari lokasi kejadian,” kata Wawan kepada wartawan, Kamis (11/9/2026).
Wawan menegaskan, pelampung dan botol yang ditemukan belum dapat dipastikan sebagai barang milik korban.
BACA JUGA: Detik-detik 5 Jurnalis Foto Hilang Kontak di Selat Sunda, Sempat Kirim Lokasi Terakhir
Tim masih melakukan pemeriksaan dengan membawa seluruh temuan tersebut ke posko.
“Di lokasi yang ditemukan itu baru satu buah life jacket tanpa identitas dan satu buah botol tabung putih yang sepertinya hal itu masih umum digunakan oleh nelayan jadi kita tidak bisa langsung men-declare bahwa itu barang barang yang berkaitan dengan korban,” ujarnya.
TNI AL selanjutnya akan mencocokkan pelampung tersebut dengan perlengkapan kapal Arupadhatu 01 yang digunakan lima jurnalis dan tiga kru.
Pemeriksaan dilakukan setelah benda-benda yang ditemukan dikumpulkan di posko.
Wawan mengatakan langkah tersebut penting dilakukan agar informasi yang disampaikan kepada publik tidak menimbulkan kesimpulan yang belum terverifikasi.
“Sebelum kita merilis apakah itu benar temuan berkaitan barang milik korban atau bukan jadi kita tidak akan membuat statement yang memicu keraguan atau spekulasi yang bersifat liar,” ujar Wawan.
Ia menjelaskan, pihaknya akan terlebih dahulu membandingkan temuan dengan perlengkapan yang ada di kapal Arupadhatu 01.
TNI AL juga akan meminta keterangan dari pemilik kapal untuk memastikan apakah benda yang ditemukan tersebut memang merupakan perlengkapan kapal yang disewa pada Senin lalu.
“Makanya itu kita membandingkan dengan membawa dulu akan mengecek dulu dikumpulkan di posko tidak langsung kita merilis tidak demikian karena kan kita akan menanyakan pemilik kapal apakah betul barang tersebut milik kapal yang disewa pada hari Senin,” lanjutnya.
Hingga kini, proses pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal masih terus dilakukan di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau.
Temuan life jacket dan botol tersebut menjadi bagian dari material yang masih harus diverifikasi tim sebelum dapat dikaitkan dengan keberadaan para korban. (*)





Tinggalkan Balasan