PT Katana Global Diduga Terlibat Penyedotan Solar Ilegal di Luwu Raya
PALOPO, TEKAPE.co – Aktivitas ilegal para mafia solar subsidi kembali mencuat di Sulawesi Selatan.
Setelah sebelumnya meredup usai peringatan keras dari Kapolda Sulsel, jaringan penyelewengan BBM kini diduga kembali bergerak leluasa.
Praktik penyedotan solar subsidi berlangsung hampir tanpa tedeng aling-aling, dan diduga melibatkan perusahaan swasta.
Informasi yang dihimpun menunjukkan para pelaku tak lagi beroperasi secara sembunyi-sembunyi.
Mereka menyedot solar subsidi dalam jumlah besar dari penampung gelap, lalu menyalurkannya ke sejumlah perusahaan dengan harga non-subsidi.
Salah satu yang disebut dalam operasi ini adalah PT Katana Global Trade, menggunakan unit transportir yang bebas berkeliaran di Kota Palopo hingga wilayah Luwu Raya.
Kendaraan tersebut diduga melakukan penyedotan solar dari penampungan ilegal, praktik yang jelas melanggar aturan dan merugikan negara serta masyarakat yang seharusnya menerima manfaat subsidi.
Seorang sopir transportir yang dikonfirmasi mengakui bahwa ia tengah menunggu giliran mengisi solar ilegal di salah satu titik penampungan.
Ia menyebut aktivitas tersebut sudah dikoordinasikan oleh seorang bernama Ulla.
“Saya menunggu yang punya penampungan. Koordinasi sudah lewat Pak Ulla,” ujarnya,” Senin (24/11/2025)
Situasi ini memicu desakan dari sejumlah aktivis kontrol sosial.
Mereka meminta Kapolda Sulsel yang baru segera turun tangan menindak tegas praktik mafia BBM tersebut.
“Jangan sampai pergantian kepemimpinan di Polda Sulsel dimanfaatkan mafia BBM untuk kembali bermain,” kata Ahmad, salah satu pegiat antikorupsi daerah, Selasa (25/11/2025).
“Negara tidak boleh kalah oleh mafia,” imbuhnya.(*)




Tinggalkan Balasan