Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Pers sebagai Pilar Keempat Demokrasi, Anthon Paranoan Ucapkan Selamat HPN 2026

Ketua DPC PSI Toraja Utarea, Anton Paranoan bersama Wakil Ketua Dewan Pembina DPP PSI, Sist Grace Natali di RAKERNAS I pada 28 - 31 Januari 2026 di Makassar baru baru ini. (ist)

RANTEPAO, TEKAPE.co – Pers kerap disebut sebagai pilar keempat demokrasi, sejajar perannya dengan lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Dalam sistem demokrasi, pers memegang fungsi strategis sebagai penyeimbang kekuasaan sekaligus pengawas jalannya pemerintahan agar tetap berada dalam koridor kepentingan publik.

Melalui kerja jurnalistik, pers menjalankan fungsi check and balance, mengawasi kebijakan serta tindakan penguasa, sekaligus memastikan transparansi dan akuntabilitas negara.

BACA JUGA: HPN 2026, Asfar Apresiasi Peran Pers Morowali dalam Mendorong Kemajuan Daerah

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menegaskan peran pers sebagai sarana informasi, pendidikan, hiburan, serta alat kontrol sosial bagi masyarakat.

Sebagai kekuatan keempat setelah tiga pilar utama negara, pers menjadi elemen krusial dalam menjaga kualitas demokrasi.

Namun, di era digital saat ini, dunia pers dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari tekanan politik, intervensi kepentingan pemilik modal, hingga derasnya arus disinformasi.

BACA JUGA: HPN 2026, Pemkab Bulukumba Dorong Sinergi Pemerintah dan Pers yang Berintegritas

Di tengah situasi tersebut, profesionalisme dan independensi tetap menjadi tuntutan utama.

Dalam konteks itulah, Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Toraja Utara, Anthon Paranoan menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Menurut Anthon, tema HPN tahun ini, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, menegaskan pentingnya keberlanjutan media yang profesional di tengah disrupsi digital.

Anthon menilai pers memiliki peran besar dalam membawa perubahan melalui penyajian informasi yang akurat dan berimbang.

Tanpa pers, kata dia, masyarakat akan kehilangan arah dalam memahami realitas sosial dan kebijakan publik.

“Selamat Hari Pers Nasional. Semoga media tetap tangguh menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan zaman. Pers bukan sekadar penyampai kabar, tetapi juga penjaga harapan publik.”

“Terima kasih kepada insan pers yang terus merawat kepercayaan lewat berita yang bertanggung jawab. Di saat hoaks merajalela, pers hadir membawa fakta,” ujar Anthon melalui pesan WhatsApp, Senin (9/2/2026) sore.

(Erlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini