Pemkab Morut Luncurkan Aplikasi “DIA SAJA”, Satu Platform Layani Semua Urusan Publik
KOLONODALE, TEKAPE. co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Morowali Utara (Morut resmi meluncurkan aplikasi terpadu pelayanan publik bertajuk DIA SAJA (Digitalisasi Informasi dan Administrasi – Satu Aplikasi Jangkau SemuA), dalam sebuah seremoni di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Jumat 25 Juli 2025.
Aplikasi ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital dan mempermudah akses layanan publik hingga ke pelosok desa. Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi.
“DIA SAJA dirancang untuk menyederhanakan birokrasi, memangkas waktu dan biaya, serta memastikan semua layanan pemerintahan dapat diakses dalam satu genggaman,” ujar Delis dalam sambutannya.
Bupati Delis menekankan bahwa inisiatif ini selaras dengan arah kebijakan nasional yang menuntut efisiensi dan transparansi dalam tata kelola pemerintahan.
Salah satu fitur unggulan aplikasi ini adalah kanal Lapor Bupati, yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aduan, masukan, atau keluhan langsung kepada pimpinan daerah.
Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan memantau kanal tersebut dan merespons laporan secara cepat, baik melalui kunjungan lapangan maupun solusi administratif.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Morut, Herry Pinontoan, dalam laporannya menjelaskan bahwa aplikasi ini lahir dari kebutuhan untuk mengatasi persoalan fragmentasi layanan publik.
Menurutnya, selama ini warga harus mengakses banyak sistem yang berjalan sendiri-sendiri atau bahkan masih manual.
“Warga kesulitan karena harus berpindah dari satu instansi ke instansi lain, atau membuka berbagai aplikasi yang membingungkan, apalagi di wilayah-wilayah terpencil,” kata Herry.
Ia menyebutkan, DIA SAJA telah mengintegrasikan lebih dari 100 layanan digital dari berbagai sektor pemerintahan.
Layanan yang tersedia mencakup administrasi kependudukan, perizinan dan non-perizinan, layanan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, lingkungan hidup, hingga keuangan daerah dan retribusi.
Selain itu, layanan informasi publik, aspirasi masyarakat, dan pelaporan melalui SP4N-LAPOR juga telah dimasukkan dalam platform ini.
“Integrasi ini akan terus berkembang, mengikuti kebutuhan warga dan perkembangan teknologi digital,” imbuh Herry.
Bupati Delis berharap DIA SAJA tak sekadar menjadi produk teknologi, tetapi menjadi instrumen yang mengubah wajah pelayanan publik di Morowali Utara, lebih cepat, lebih efisien dan lebih dekat dengan rakyat.(Int_MCdd/Ale/Ryo/Apr)



Tinggalkan Balasan