Pelatihan Resin UV, Cara Prodi Fisika Dekatkan Ilmu Fisika ke Siswa SMA
PALOPO, TEKAPE.co – Program Studi Fisika melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pelatihan Pembuatan Aksesori Resin UV” bagi siswa kelas XII SMA se-Luwu Raya.
Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan penerapan ilmu fisika dalam kehidupan sehari-hari melalui pendekatan kreatif yang dipadukan dengan praktik langsung.
Pelaksanaan PKM berlangsung di tiga sekolah mitra. Kegiatan pertama digelar di SMAN 8 Luwu Utara pada Senin (2/2/2026), kemudian berlanjut di SMAN 2 Luwu pada 4 Februari 2026, dan ditutup di SMAN 1 Luwu Timur pada 6 Februari 2026.
Di setiap lokasi, kegiatan diikuti oleh kepala sekolah, guru mata pelajaran, serta siswa kelas XII.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pihak sekolah, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dan sosialisasi mengenai pemanfaatan konsep-konsep fisika dalam aktivitas sehari-hari, khususnya pada proses pembuatan aksesori berbahan resin UV.
Tim dosen Program Studi Fisika menjelaskan sejumlah prinsip fisika yang terlibat dalam proses tersebut, antara lain karakteristik cahaya ultraviolet dalam mempercepat pengerasan resin, perubahan wujud zat, serta konsep energi dan reaksi kimia yang mendukung terbentuknya produk akhir.
Materi disampaikan secara kontekstual agar siswa dapat memahami bahwa fisika tidak semata-mata bersifat teoritis, tetapi memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas kreatif dan peluang usaha.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan aksesori resin UV.
Para siswa terlibat langsung mulai dari tahap pencampuran bahan, proses pencetakan, hingga tahap curing menggunakan sinar ultraviolet.
Antusiasme peserta tampak dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap tahapan praktik.
Melalui program PKM ini, Program Studi Fisika berharap siswa tidak hanya memperoleh pemahaman akademik tentang konsep fisika, tetapi juga mampu melihat relevansinya dalam kehidupan nyata serta potensi pengembangan ekonomi kreatif.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah di Luwu Raya ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi dunia akademik dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan generasi muda.(*)




Tinggalkan Balasan