Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Orangtua Siswa di Palopo Keluhkan Menu MBG Selama Ramadhan

Menu MBG versi Ramadhan di Palopo dikemas dalam bentuk makanan kering untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Sejumlah orangtua siswa di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengeluhkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap dijalankan selama Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026.

Mereka menilai porsi dan variasi makanan yang dibagikan selama bulan puasa terlalu sederhana.

Keluhan salah satunya disampaikan Nasrum Naba (57), orangtua siswa di salah satu sekolah di Palopo.

BACA JUGA: Termasuk PT IMIP, Kemnaker Jatuhkan Denda Rp4,48 Miliar ke 12 Perusahaan Pelanggar Aturan TKA

Ia menilai paket makanan kering yang dibagikan untuk berbuka puasa belum memenuhi kebutuhan gizi anak.

Menurut Nasrum, menu yang diterima anaknya pada awal pekan ini terdiri atas roti, kacang, telur, dan buah salak.

“Senin kemarin cuma dapat roti, kacang, telur dan salak,” kata dia saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).

BACA JUGA: Mantan Kepala BPKA Sulsel Jadi Tersangka Korupsi Outsourcing, Negara Rugi Rp 5,48 Miliar

Selama Ramadhan, pola pembagian MBG memang berbeda dibanding hari biasa.

Jika sebelumnya siswa menerima makanan berat untuk dikonsumsi di sekolah, kini paket yang diberikan berupa makanan kering yang dapat dibawa pulang dan disantap saat berbuka puasa.

Namun, Nasrum menilai komposisi tersebut masih belum sesuai harapan.

Ia juga menyoroti tidak adanya susu atau minuman tambahan dalam paket yang diterima anaknya pada hari sebelumnya.

Pada hari berikutnya, kata dia, menu yang diterima sedikit berbeda, yakni satu butir telur rebus, dua buah pisang goreng nugget, satu kotak kecil susu kemasan, serta tiga buah rambutan.

Meski ada tambahan susu, ia tetap berharap adanya variasi menu yang lebih baik.

Kendati demikian, Nasrum tetap mengapresiasi keberlanjutan program MBG selama Ramadhan sebagai bentuk perhatian terhadap pemenuhan gizi siswa.

“Semoga saja ada evaluasi, mungkin menu di bulan puasa bisa lebih bervariasi,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini