Obat Ilegal Banjiri Marketplace, BPOM Lakukan Patroli Siber Besar-besaran
JAKARTA, TEKAPE.co – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengungkap ribuan akun dan tautan yang memperdagangkan obat ilegal di berbagai marketplace sepanjang Januari–Juni 2025.
Seluruh temuan itu langsung ditindaklanjuti melalui penurunan konten (take down) oleh Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Indonesian E-commerce Association (idEA).
“BPOM rutin memantau peredaran obat dan makanan ilegal di ruang digital,” tulis lembaga itu dalam keterangan resmi yang dikutip Tekape.co, Jumat (21/11/2025).
Langkah pengawasan ini disebut penting untuk melindungi masyarakat, terutama mereka yang kerap membeli produk kesehatan secara daring.
Dari hasil patroli siber tersebut, BPOM merinci lima jenis obat ilegal yang paling banyak ditemukan di platform belanja online:
1. Cream BL
Terdeteksi 2.184 tautan dengan total penjualan 113.851 produk. Penjual terbanyak berada di Kabupaten Tangerang.
2. Pi Kang Wang
Memiliki 1.395 tautan dengan 185.400 produk terjual. Mayoritas toko berlokasi di Jakarta Barat.
3. Tramadol
BPOM menemukan 629 tautan dengan 17 produk terjual. Sebaran terbesar berada di Kabupaten Purwakarta.
4. Pabron Kids
Muncul dalam 582 tautan dan 713 produk terjual. Penjual dominan berasal dari Jakarta Barat.
5. USA Viagra MMC
Terpantau dalam 286 tautan dengan 42.438 produk terjual. Sebagian besar penjual juga berlokasi di Jakarta Barat.
(Ron)




Tinggalkan Balasan