Mayoritas Warga Apresiasi Kinerja Munafri–Aliyah, Sosialisasi Program Jadi Catatan
MAKASSAR, TEKAPE.co – Sebanyak 80,1 persen warga Kota Makassar menyatakan puas terhadap kinerja satu tahun pemerintahan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.
Angka itu terungkap dalam survei yang dirilis Parameter Publik Indonesia (PPI) mengenai tingkat kepuasan dan persepsi publik atas kepemimpinan serta pelaksanaan program prioritas Pemerintah Kota Makassar.
Direktur PPI Ras MD mengatakan, secara umum 80,1 persen responden mengaku puas terhadap kinerja pasangan yang mengusung slogan “Mulia” tersebut.
BACA JUGA: Ramadan 1447 H, THM di Toraja Utara Diminta Tak Beroperasi
Selain itu, 76,5 persen responden menilai kepemimpinan keduanya berhasil menjalankan pemerintahan selama tahun pertama.
“Capaian ini menunjukkan tingkat persetujuan yang tinggi karena berada di atas 70 persen,” ujar Ras dalam konferensi pers di Hotel Mercure Nexa Pettarani, Makassar, Kamis (19/2/2026).
Menurut PPI, hasil tersebut menjadi modal politik dan sosial bagi Munafri-Aliyah untuk melanjutkan agenda pemerintahan.
BACA JUGA: Pansus DPRD Luwu Timur Rampungkan Pembahasan Ranperda Cadangan Pangan Daerah
Namun survei juga mencatat sejumlah catatan pada pelaksanaan program prioritas.
Dalam survei yang sama, PPI mengukur tingkat pengetahuan publik (awareness) dan kepuasan terhadap tujuh program unggulan Pemkot Makassar.
Program seragam sekolah gratis diketahui oleh sekitar 60 persen responden. Dari warga yang mengetahui program itu, 89,5 persen menyatakan puas.
Sebaliknya, program iuran sampah gratis memiliki tingkat pengetahuan yang lebih tinggi, melampaui 80 persen. Namun tingkat kepuasannya tercatat 62,2 persen.
PPI menilai program ini memerlukan pembenahan teknis dan penguatan tata kelola agar hasilnya lebih optimal.
Adapun program sambungan PDAM gratis dinilai menghadapi persoalan sosialisasi. Hanya 34,8 persen responden yang mengetahui keberadaannya.
Tingkat kepuasan terhadap program ini tercatat 57,9 persen. PPI menilai perlu ada peningkatan komunikasi publik dan perbaikan pelaksanaan.
Survei juga menyinggung rencana pembangunan stadion internasional di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya.
Sebanyak 54 persen responden mengetahui rencana tersebut, sementara 73,1 persen mengetahui lokasi yang direncanakan.
Sebanyak 59,3 persen responden menyatakan yakin proyek stadion itu akan terwujud.
Untuk program Makassar Mulia Berjasa, tingkat pengetahuan publik tercatat paling rendah, yakni 12,1 persen.
Kendati demikian, seluruh responden yang mengetahui program tersebut menyatakan puas, sehingga tingkat kepuasannya mencapai 100 persen.




Tinggalkan Balasan