Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Mahasiswa dan Dosen Biologi UNCP Perkenalkan Sabun Ekoenzim kepada Siswa SMA

Foto bersama siswa dengan tim dosen Program Studi Biologi UNCP usai pelatihan pembuatan sabun ramah lingkungan berbasis ekoenzim . (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Program Studi Biologi Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan pembuatan sabun ramah lingkungan berbasis ekoenzim bagi siswa kelas XII SMA/MA.

Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan pemanfaatan bahan alami melalui pendekatan ilmu biologi sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan sejak dini.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di tiga sekolah mitra, yakni MAN Palopo pada 19 Januari 2026, SMAN 5 Luwu Utara pada 20 Januari 2026, serta SMAN 6 Luwu pada 4 Februari 2026.

Kegiatan diikuti oleh kepala sekolah, guru pendamping, serta siswa kelas XII di masing-masing sekolah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pihak sekolah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan sosialisasi mengenai penerapan ilmu biologi dalam kehidupan sehari-hari.

Fokus materi diarahkan pada pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna dan ramah lingkungan.

Tim dosen Program Studi Biologi UNCP memaparkan konsep dasar fermentasi dalam pembuatan ekoenzim, peran mikroorganisme dalam proses penguraian bahan organik, serta potensi ekoenzim sebagai bahan baku produk pembersih, termasuk sabun.

Melalui materi ini, siswa diajak memahami pentingnya prinsip biologi dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan dan upaya pengurangan limbah.

Selain pemaparan teori, kegiatan juga diisi dengan praktik langsung pembuatan sabun berbasis ekoenzim.

Para siswa terlibat aktif dalam proses pencampuran bahan, pengolahan, hingga pengemasan produk sederhana.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama praktik dan sesi diskusi.

Melalui kegiatan PKM ini, Program Studi Biologi UNCP berharap siswa dapat melihat bahwa ilmu biologi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan siswa sekaligus membuka wawasan kewirausahaan berbasis produk ramah lingkungan bagi generasi muda di wilayah Luwu Raya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini