Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Warnai Penanaman Mangrove di Luwu Timur

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) bersama warga menanam mangrove di pesisir Dusun Balo-Balo Pantai, Desa Balo-Balo, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (8/2/2026). (Dok: UNCP)

WOTU, TEKAPE.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) Periode I Tahun 2026 melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di Desa Balo-Balo, Dusun Balo-Balo Pantai, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WITA tersebut merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian ekosistem pesisir sekaligus upaya mitigasi abrasi pantai.

Penanaman mangrove dilakukan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKNT UNCP dengan Karang Taruna Desa Balo-Balo, Kelompok Semangrove, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Sejumlah pihak turut terlibat dalam kegiatan ini, di antaranya mahasiswa KKNT Kecamatan Wotu, Kelompok Semangrove, dosen pembimbing lapangan, Kepala Desa Balo-Balo, Kepala Dusun Balo-Balo Pantai, serta warga yang secara aktif ambil bagian dalam proses penanaman.

Kepala Desa Balo-Balo, Ahmad Lamo, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKNT UNCP yang menjadikan penanaman mangrove sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat.

Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi warga pesisir.

“Program ini sangat membantu upaya perlindungan wilayah pesisir dari abrasi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk masa depan,” kata Ahmad Lamo dalam sambutannya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penyerahan bibit mangrove, serta penanaman mangrove secara bersama-sama di sepanjang pesisir Dusun Balo-Balo Pantai.

Dosen Pembimbing Lapangan, Abdul Zahir, S.Pd., M.Pd., menuturkan bahwa kegiatan penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam membangun kepedulian sosial.

“Mahasiswa belajar mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dosen Pembimbing Lapangan lainnya, Rusmala, S.Kom., M.Kom. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap program pengabdian agar hasilnya dapat berkelanjutan.

“Kolaborasi antara mahasiswa dan warga menjadi faktor penting agar mangrove yang ditanam dapat dirawat dan memberikan manfaat jangka panjang,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Kecamatan (Korcam) KKNT UNCP Kecamatan Wotu, Muh. Syafri, menyampaikan bahwa penanaman mangrove menjadi salah satu program unggulan KKNT UNCP di Kecamatan Wotu pada tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove, mendukung keberlanjutan sumber daya pesisir, serta memberikan dampak ekologis dan ekonomi bagi warga Desa Balo-Balo Pantai di masa mendatang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini