Keranda Protes Gubernur Sulsel, Aksi DOB Luwu Raya Lumpuhkan Jalan Nasional
Ia menegaskan, tuntutan Provinsi Luwu Raya, yang meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo, bukanlah permintaan sepihak, melainkan aspirasi kolektif yang terus diabaikan.
Orator lainnya, Noldy, menyebut keranda tersebut sebagai simbol matinya nurani penguasa.
Ia meminta para pejabat daerah dan otoritas pemerintah untuk membawa aspirasi itu ke Jakarta.
Ia memperingatkan, massa akan menolak setiap pejabat yang kembali ke daerah tanpa membawa hasil konkret.
Massa aksi menegaskan gelombang demonstrasi tidak akan berhenti.
Mereka menyatakan akan terus menekan pemerintah hingga tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah benar-benar direalisasikan.(*)
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini



Tinggalkan Balasan