Jembatan Rapuh, Nyawa Melayang: Warga Pajalesang Tuding Pemkot Palopo Abai
Ia menyebut kunjungan tersebut lebih mirip agenda seremonial ketimbang langkah penyelesaian masalah.
“Jangan sampai itu hanya jalan-jalan penenang. Ribuan warga di seberang jembatan bergantung pada akses ini. Anak-anak sekolah mempertaruhkan nyawa setiap hari. Lalu apa lagi yang ditunggu?” ujarnya.
Bagi warga Pajalesang, jembatan gantung itu bukan sekadar infrastruktur. Ia adalah urat nadi kehidupan.
Kini, jembatan rapuh itu telah menelan korban jiwa, sementara pemerintah dinilai masih sibuk menonton dari kejauhan.(*)
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini




Tinggalkan Balasan