Hujan Lebat Diprediksi hingga 11 Februari, Sejumlah Wilayah Sulsel Rawan Banjir
MAKASSAR, TEKAPE.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur sejumlah wilayah di Sulsel selama tiga hari ke depan, terhitung Senin hingga Rabu, 9–11 Februari 2026.
Prakirawan BMKG Sulsel, Amhar Ulfiana mengatakan, hujan diperkirakan turun hampir merata di wilayah Sulawesi Selatan.
Pada Senin, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sinjai, Bone, Bulukumba, Luwu, Luwu Utara, serta Toraja Utara.
BACA JUGA: Gus Fawait Soroti Perumahan di Bantaran Sungai, Banjir Jember Jadi Evaluasi Tata Ruang
Memasuki Selasa dan Rabu, wilayah terdampak diprediksi meluas. Daerah yang berpotensi diguyur hujan meliputi Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Toraja Utara, Pinrang, Parepare, hingga kawasan Mamminasata, termasuk Makassar, Maros, Gowa, Pangkep, dan Takalar.
Menurut Amhar, wilayah Sulsel bagian timur dan utara menjadi area yang perlu mendapat perhatian khusus karena berpeluang mengalami hujan dengan intensitas lebih tinggi.
BMKG juga mencatat potensi banjir kecil yang bersifat lokal, terutama di sebagian wilayah Gowa, Maros, Makassar, Pangkep, dan Takalar pada 11 Februari.
BACA JUGA: Jalan Poros Buntao–Rantebua Telah Lama Amblas, Warga Minta Pemkab Torut Segera Bertindak
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingkat kejenuhan tanah yang masih tinggi akibat hujan yang terjadi dalam sepekan terakhir. “Tanah masih basah. Ketika hujan kembali turun, potensi genangan dan banjir lokal tetap ada,” kata Amhar, Minggu (8/2/2026).
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.
Kepala BPBD Makassar, M. Fadli Tahar, meminta warga menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan lebat disertai angin kencang.
“Sejumlah kejadian pohon tumbang sudah terjadi di beberapa titik. Berteduh di bawah pohon sangat berisiko,” ujarnya.
BPBD juga mengingatkan warga untuk memantau informasi cuaca terkini dan menjauhi kawasan rawan bencana selama hujan deras berlangsung.(*)



Tinggalkan Balasan