Dzikir dan Doa Bersama Warnai Persiapan Pilkada Damai PSU 2025 di Kota Palopo
PALOPO, TEKAPE.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka mewujudkan Pilkada Damai menjelang Pemilihan Suara Ulang (PSU) yang akan dilaksanakan pada 24 Mei 2025 mendatang.
Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Agung Luwu Palopo, Kamis, (22/5/2025) dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan serta tokoh masyarakat.
Penjabat (Pj) Wali Kota Palopo, Firmanza DP, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam PSU dan menjaga situasi tetap kondusif. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika politik.
“Melalui kesempatan ini, saya mengimbau kepada seluruh jamaah untuk bersama-sama menggunakan hak pilih kita. Mari kita datangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 24 Mei 2025 dan sukseskan PSU ini,” ujar Firmanza DP.
Lebih lanjut, Firmanza mengingatkan agar masyarakat tidak terpecah hanya karena perbedaan pilihan politik. Ia menggarisbawahi bahwa persaudaraan dan kerukunan harus selalu diutamakan.
“Pilkada itu cukup sekali lima tahun, tapi persaudaraan adalah selamanya. Kita semua berharap PSU ini menghasilkan pemimpin yang amanah, yang benar-benar memperhatikan rakyat,” tambahnya.
Firmanza juga mengimbau para Ketua RT dan RW untuk mengajak serta mengedukasi warga agar tidak golput serta tidak terlibat dalam praktik politik uang (money politics), hoaks, maupun tindakan provokatif yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Jaga lisan, jangan sebarkan berita bohong atau hoaks, dan jangan main politik uang. Mari ciptakan Pilkada yang jujur, adil, dan damai,” tegas Firmanza.
Kegiatan Dzikir dan Doa Bersama ini turut dihadiri oleh Kapolres Palopo, Pj Sekretaris Daerah Kota Palopo, para Asisten Setda Palopo, pimpinan instansi vertikal, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan dan jajaran, serta perwakilan Ketua Bawaslu Kota Palopo.
Hadir pula Ketua MUI Kota Palopo, para ulama, pimpinan perguruan tinggi, kepala perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Palopo.
Kegiatan Dzikir dan Doa Bersama ini menjadi momentum spiritual sekaligus seruan moral untuk seluruh elemen masyarakat agar menjaga demokrasi yang bermartabat dan penuh kedamaian.(*)



Tinggalkan Balasan