oleh

Disparpora Morut Komitmen Kembangkan Sektor Pariwisata

MORUT, TEKAPE.co – Kabupaten Morowali Utara, memiliki banyak objek wisata yang menarik. Hanya saja, daerah yang baru 3 tahun terbentuk menjadi daerah otonom ini, objek wisatanya masih dalam tahap pengembangan.

Ada banyak objek wisata yang kini masuk dalam program pengembangan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Morowali Utara. Diantaranya yang menjadi jualan utama adalah Teluk Tomori, dengan segala keindahan alamnya.

Ada juga batu payung, situs telapak tangan, Tokonanaka. Juga ada air terjun Mataruttung, Tokobae, dan sejumlah objek wisata yang kini menjadi perhatian Disparpora Morut.

Kadisparpora Morowali Utara, Mislihati A Poea SS MM, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 14 Agustus 2017, menuturkan, pihaknya terus membangun obyek-obyek wisata, agar lebih layak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

Saat ini, kata dia, pihaknya tengah mengembangkan destinasi pariwisata. Diantaranya sedang membangun obyek wisata Jompi, pembangunan pesanggrahan km 3 yang dianggarkan Rp1,9 milar.

“Tahun ini kita mendapat DAK Rp1,9 miliar untuk pembangunan pesanggrahan. Saat ini kami juga merancang paket wisata, sehingga wisatawan lebih mudah berkunjung,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, wisatawan mancanegara yang pernah dibawanya mengunjungi sejumlah objek wisata andalan di Morowali Utara, cukup takjub melihat objek wisata di Morowali Utara.

“Saya pernah menemani salah seorang wisatawan asal Belanda, untuk mengunjungi objek wisata di Teluk Tomori, beliau cukup takjub dan tak menyangkan Morut menyimpan banyak keindahan alam yang sangat menakjubkan,” jelasnya.

Selain itu, di bidang olahraga, Disparpora juga menuturkan, pihaknya tengah mendorong untuk menggalakkan olahraga. Baru-baru ini, Ia mengaku bangga dengan prestasi di Popda Sulteng, yang Morut berhasil merebut juara umum enam, mengalahkan tuan rumah dan daerah tetangga.

“Kita terus mendorong agar anak muda berbakat bisa mengembangkan bakatnya di bidang olahraga. Meski anggaran terbatas, namun kami tidak ingin terbentur dari dana. Kami berupaya agar terus bisa mengembangkan olahraga,” tandas Mislihati. (del)

Berita Terkait