Didominasi Sektor Pertanian, Ridwan Bakokang Serap Aspirasi Warga Tallang Bulawang Bajo
LUWU, TEKAPE.co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu, Fraksi PDIP, Ridwan Bakokang (RBK), S.Pd, M.Pd, menggelar Reses masa sidang II di Desa Tallang Bulawang, Kecamatan Bajo, Luwu, Selasa, 22 Februari 2022.
Dalam reses ini dihadiri oleh, Sekertaris Dinas Pertanian, dr Jumardin, Perwakilan Dinas Pendidikan, PUPR Luwu, Plt Kades Tallang Bulawang, Kepala BPP Bajo, Tokoh Masyarakat, serta para masyarakat.
Salah seorang masyarakat Dusun Pandoso, Desa Tallang Bulawang, Ismail, menyampaikan bahwa aspirasi dan masukkan masyarakat terkait dengan kebutuhan pertanian menjadi skala prioritas.
“Sangat diperlukan oleh pertani yakni pendampingan mulai bagaimana cara pola tanam, pola pemupukan, kapan harus menanam, hingga produksi. Kita harapkan dengan kecanggihan teknologi saat ini Dinas Pertanian diharapkan bisa memberikan pendampingan yang lebih baik lagi,” ujar, Ismail.
Lanjut, Ismail menambahkan terkait dengan persoalan lingkungan di Desa Tallang Bulawang sangat membutuhkan perhatian, ia menyampaikan kalau di Desa Tallang Bulawang harus ada kendaraan atau sarana untuk mengangkut sampah.
“Di desa Tallang Bulawang ini ada TPA tapi yang tertampung itu sampah-sampah dari luar, sementara di dalam Desa ini sampah rumah tangga dibuang dibelakang atau sungai karena tidak adanya sarana yang diberikan untuk mengangkut sampah. Seharusnya ada kompensasi di Tallang bulawang dalam bentuk sarana untuk mengangkut sampah, sehingga masyarakat tidak membuang sampah sembarangan lagi. Karena tanpa disadari bahwa membuang sampah sembarangan dapat merusak lingkungan,” jelasnya.
Sementara Kepala Dusun Pandoso, Darmawansa, menyampaikan bahwa beberapa aspirasi masyarakat yang menjadi skala prioritas yakni pembuatan saluran irigasi untuk dusun pandoso, sehingga sistem tanda hujan ini bisa diatasi.
“Khususnya di dusun kami, jalan tani kami belum ada Pengerasan, jadi biaya transport untuk gabah dari rp10.000 menjadi rp60.000 Bagaimana caranya agar bantuan sehingga ada pengerasan, kemudian juga ada jembatan di sana sudah tiga kali saya masukkan proposal tapi tidak belum ada. Selain itu masjid di Pandoso juga butuh perhatian,” ucapnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Anggota DPRD Luwu, Ridwan Bakokang (RBK), menyampaikan bahwa kehadirannya disini selain untuk menyerap aspirasi juga bersilaturahmi dengan keluarga yang ada di Desa Tallang Bulawang ini.
“Saya sangat bersyukur bisa berada di ditengah-tengah Keluarga atau masyarakat semua. Sebagai Perwakilan masyarakat di DPRD sudah menjadi kewajiban kami untuk melakukan reses untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan menyerap seluruh aspirasi yang disampaikan,” ucapnya.
Lanjut, Ridwan Bakokang, menyampaikan sudah kewajibannya untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan ke masyarakat.
“Kita harus akui kalau masyarakat disini mau turun sawah pasti tunggu hujan dulu ini hal yang pertama yang harus menjadi skala prioritas kedepannya untuk dicarikan solusi terkait dengan pengairan bagi petani sawah. Kemudian persoalan bibit ini kita minta Dinas Pertanian harus tepat waktu diberikan ke masyarakat. Pemberdayaan masyarakat ibu-ibu yang penting punya kelompok bisa mengajukan proposal bantuan ke Dinas terkait,” katanya.
Ridwan Bakokang, juga menyampaikan terkait lampu jalan atau PJU beberapa waktu lalu sudah sudah disampaikan ke Dishub tetapi tahun ini belum ada pengadaan atau pemasangan PJU baru.
“Tapi insya Allah tahun depan semoga ada, tetapi kalau misalkan sudah ada lampu yang sudah terpasang sebelumnya yang kemudian rusak itu bisa langsung menghubungi Dinas perhubungan untuk dilakukan perbaikan,” jelasnya.
“Semua harapan kita bersama mudah-mudahan bisa kami sampaikan karena setelah reses ini, apa pun menjadi hasil keputusan terkait aspirasi masyarakat semua akan kami rangkum dan akan kami rapat paripurnakan untuk disampaikan ke pihak Eksekutif dalam hal ini Bupati Luwu,” terangnya.
Disamping itu, Sekertaris Dinas Pertanian Luwu, dr Jumardin, menyampaikan terkait persoalan pertanian di Desa Tallang Bulawang harus dilakukan identifikasi terlebih dahulu prasarana apa yang cocok untuk area pertanian di desa ini, karena kalau Embung itu sudah pernah ada.
“Terlebih dahulu kami akan lakukan indentifikasi, sebenernya prasarana apa yang cocok karena disini sawah tadah hujan. Solusi bisa dilakukan itu pembuatan irigasi air tanah. Ada juga program namanya irigasi air tanah dengan cara di bor, kemudian di pompa, dibuatkan Bak penampungan yang berfungsi untuk mengaliri sawah kalau memang di situ sumber air ada. Untuk handtraktor silahkan ajukan proposal kelompok tetapi kelompok yang memenuhi syarat punya SK Bupati,” katanya.
Dari hasil reses tersebut sejumlah aspirasi diserap didominasi sektor pertanian, diantaranya Kebutuhan traktor, saluran irigasi, Jalan Tani, Pendampingan bagi petani, dan Kebutuhan bibit bagi petani.
Selain disektor pertanian, sejumlah aspirasi juga disampaikan masyarakat terkait dengan Pemberdayaan ibu rumah tangga, Bantuan Pembangunan Masjid, Penyediaan alat untuk mengangkut sampah di Desa Tallang Bulawang, dan Pengadaan lampu jalan. (ham)
Tinggalkan Balasan