Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Cegah Kejahatan Siber, Dosen Informatika UNCP Gelar Edukasi Digital di SMAN 12 Luwu

Tim dosen Program Studi Informatika Fakultas Teknik Komputer Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) usai kegiatan edukasi keamanan digital dalam program Pengabdian kepada Masyarakat, Rabu (4/2/2026). (Dok: UNCP)

LUWU, TEKAPE.co – Program Studi Informatika Fakultas Teknik Komputer Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCO) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMA Negeri 12 Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan ini mengangkat tema Cyber Smart Student: Membangun Kesadaran Keamanan Digital dan Ancaman Cyber Crime di Lingkungan Sekolah.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman serta kewaspadaan siswa terhadap berbagai risiko kejahatan siber seiring tingginya penggunaan internet dan media sosial di kalangan pelajar.

Acara dibuka oleh Wakil Kepala SMA Negeri 12 Luwu, H. Sahrir Abd. Hayat, Lc. Ia mengapresiasi inisiatif tim PKM Universitas Cokroaminoto Palopo yang dinilai relevan dengan tantangan digital yang dihadapi siswa saat ini.

“Literasi keamanan digital menjadi kebutuhan mendesak bagi siswa. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat terhindar dari penipuan, penyalahgunaan data pribadi, hingga kejahatan siber lainnya,” ujar Sahrir dalam sambutannya.

Kegiatan PKM ini dipimpin oleh Risna Sari, S.Kom., M.Kom., bersama tim dosen yang terdiri dari Permadi Kusuma, S.Kom., M.Kom., Nuur Insan Tangkelangi, S.Pd., M.TESOL., Hardiana, S.Kom., M.M., serta Iriansa, S.Si., M.Sc.

Risna Sari menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud tanggung jawab perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya di bidang edukasi teknologi.

“Perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada pengajaran dan penelitian, tetapi juga memiliki kewajiban membangun kesadaran masyarakat, termasuk siswa, agar mampu menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab,” kata Risna.

Materi utama disampaikan oleh Permadi Kusuma. Ia memaparkan berbagai bentuk ancaman kejahatan siber yang kerap menyasar pelajar, seperti phishing, penipuan daring, peretasan akun, pencurian data pribadi, hingga penyebaran malware.

“Kejahatan siber sering terjadi karena kurangnya kewaspadaan pengguna. Padahal, langkah pencegahan sederhana dapat meminimalkan risiko,” ujar Permadi.

Selain itu, siswa juga dibekali panduan praktis, mulai dari pembuatan kata sandi yang kuat, penggunaan autentikasi dua faktor, pengenalan tautan berbahaya, hingga pentingnya menjaga jejak digital dan etika berinternet.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta studi kasus. Para siswa tampak aktif mengajukan pertanyaan terkait keamanan akun media sosial dan langkah yang harus dilakukan jika menghadapi indikasi kejahatan siber.

Sebagai tindak lanjut, kegiatan PKM ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Program Studi Informatika Fakultas Teknik Komputer Universitas Cokroaminoto Palopo dan SMA Negeri 12 Luwu.

Kerja sama tersebut menjadi komitmen kedua pihak untuk terus berkolaborasi dalam pengembangan literasi digital di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu menjadi cyber smart student, yakni pelajar yang tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keamanan, privasi, dan etika digital.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini