Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bulukumba Dorong Budidaya Nila Intensif Dukung Program MBG

Budidaya percontohan. Kolam terpal budidaya nila intensif milik Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba yang dibangun di kawasan Pantai Merpati sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan pasok program Makan Bergizi Gratis. (ist)

BULUKUMBA, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba mengembangkan budidaya nila intensif berbasis kolam terpal sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Program yang dijalankan melalui Dinas Perikanan ini juga diproyeksikan menopang rantai pasok Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kolam terpal yang dibangun di kawasan Pantai Merpati difungsikan sebagai unit percontohan.

BACA JUGA: Pimpin Apel Pagi Perdana Tahun 2026, Sekda Tekankan Disiplin dan Penyelesaian Laporan Keuangan

Lokasinya yang berada di ruang publik memungkinkan masyarakat melihat langsung proses budidaya sekaligus mempelajari teknik pemeliharaan nila intensif.

Pendekatan yang diterapkan bersifat praktik lapangan.

Warga diberi kesempatan terlibat langsung dalam setiap tahapan budidaya dengan pendampingan teknis dari petugas dan pakar budidaya Dinas Perikanan Bulukumba.

BACA JUGA: Awal 2026, Kalapas Palopo Tekankan Disiplin dan Keamanan Warga Binaan

Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Bulukumba, Dani Susanto mengatakan, metode yang digunakan mengacu pada prinsip Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), dengan pengelolaan budidaya dilakukan secara menyeluruh sejak tahap persiapan hingga pemeliharaan.

“Budidaya nila intensif ini menerapkan CBIB. Mulai dari desain kolam terpal, peralatan, sistem masuk dan keluar air, hingga pengelolaan kualitas air menjadi perhatian utama,” kata Dani, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, sebelum benih ditebar, kolam dipersiapkan melalui serangkaian perlakuan untuk memastikan kondisi perairan tetap stabil selama masa pemeliharaan.

Salah satu tahap awal adalah pengapuran menggunakan dolomit untuk menjaga pH air tetap ideal dan mengurangi potensi stres pada ikan.

Selain itu, pemupukan kolam dilakukan untuk merangsang pertumbuhan plankton alami yang berfungsi sebagai pakan tambahan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Dinas Perikanan juga menggunakan probiotik KLABIOTIK dalam sistem budidaya tersebut.

“Probiotik berperan meningkatkan kualitas air dengan mengurai sisa pakan dan bahan organik, menekan bakteri patogen, serta membantu efisiensi pakan dan kesehatan ikan,” ujar Dani.

Menurutnya, pengelolaan kualitas air yang baik berpengaruh langsung terhadap tingkat kelangsungan hidup ikan dan produktivitas hasil panen.

Pantai Merpati dipilih sebagai lokasi percontohan karena merupakan salah satu pusat aktivitas warga Bulukumba.

Dengan lokasi yang terbuka dan strategis, program ini diharapkan mudah diakses oleh berbagai kalangan, mulai dari nelayan, pembudidaya, pelajar, hingga masyarakat umum.

Melalui budidaya nila intensif ini, Pemkab Bulukumba berharap masyarakat semakin memahami peran sektor perikanan dalam menopang ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

(Sakril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini