Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bukan Soal Porsi, Ini Kunci Sahur agar Tak “Sugar Crash”

Makanan sahur sehat, oatmeal. (Sumber: Envato/Daniel_Dash)

Beberapa kombinasi menu yang relatif seimbang secara nutrisi antara lain:

  • Overnight oats, terdiri atas rolled oats, susu rendah lemak, chia seeds, dan buah beri.
  • Avocado egg toast, roti gandum utuh dengan alpukat tumbuk dan telur.
  • Smoothie bowl, campuran bayam, pisang, yogurt atau protein powder, serta selai kacang.

Menu tersebut mengombinasikan serat, protein, dan lemak sehat yang mendukung pelepasan energi bertahap.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari

Ahli gizi juga menyarankan mengurangi makanan tinggi garam seperti mi instan atau produk olahan karena kandungan natriumnya dapat memicu rasa haus berlebihan pada siang hari.

Melewatkan sahur pun tidak dianjurkan. Sejumlah studi menunjukkan tidak makan sahur dapat meningkatkan oksidasi lemak secara berlebihan dan menurunkan fungsi kognitif, yang berujung pada turunnya konsentrasi serta produktivitas.

Pada akhirnya, sahur yang ideal bukan soal porsi besar, melainkan keseimbangan nutrisi. Kombinasi karbohidrat kompleks, protein berkualitas, dan lemak sehat membantu menjaga energi, fokus, dan daya tahan tubuh selama menjalani puasa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini