Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Beratap Rumbia Lantai Kasar, Pesantren Imam Syafei di Bone Subur Butuh Uluran Tangan

SABBANG, TEKAPE.co — Pesantren Imam Syafe’i yang terletak di Desa Bone Subur Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara membutuhkan ukuran tangan para dermawan untuk, kelanjutan pendidikan dan taman baca Al-quran bagi para santri.

Pesantren yang menggodok santri penghafal Al-quran tersebut berasal dari masyarakat Desa Batu Alang, Teteuri dan Desa Bone Subur sendiri, Rabu 9 Mei 2018.

Saat ini 30 orang santri belajar beratap rumbia, berdinding seng dan papan dan berlantaikan semen kasar.

3 ruang belajar itu serta satu bangunan permanen untuk pemondokan para santri.

“Alhamdulillah, kondisi bangunan yang dibangun secara swadaya tersebut mendapat apresiasi orang tua santri untuk menitipkan anaknya belajar Alquran meski kondisi bangunannya belum maksimal, apa adanya,” kata Pengurus Pesantren Imam Syafe’i, Ustadz Ilham seraya menuturkan lokasi bangunan yang luasnya berkisar 1 kapling tersebut belum mencukupi untuk sarana dan prasarana belajar layaknya sebuah sekolah pesantren.

Masih menurut Ustad Ilham, pihaknya saat ini masih tengah berupaya membebaskan lahan di sebelah bangunan pesantren milik warga seluas 1 ha yang harus ditebus senilai Rp 20 juta.

“Insya Allah, kami pengurus pesantren yakin dan percaya masyarakat muslim mau membantunya untuk kepentingan umat hanya saja banyak yang belum mengetahuinya sehingga kami dari pengurus berupaya mengantarnya door to door kepada kaum muslimin dan muslimah yang kami kenal,” ungkapnya sambil memperlihatkan daftar sumbangan yang dilakukan secara perorangan.

Beberapa waktu yang lalu dari komunitas bikers Luwu Utara juga pernah berkunjung ke Pesantren Imam Syafe’i bersilaturahim dengan pengurus pesantren dan santri.

“Siapapun yang datang dari perseorangan atau kelompok/komunitas/asosiasi tentu kami respon baik apalagi dengan niat yang baik untuk pengembangan pesantren,” tutup ustazd Ilham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini