Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Andi Mappatunru: Aspirasi Masyarakat Diprioritaskan ke Peningkatan Ekonomi

LUWU, TEKAPE.co – Wakil Ketua I DPRD Luwu, dari Partai Perindo, Andi Mappatunru, menegaskan, program-program yang diusulkan harus bersifat strategis dan berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan saat mekakukan reses masa sidang III, untuk menyerap aspirasi masyarakat di Desa Buntu Kamiri, Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu.

Reses di tengah wabah Pandemi Corona, Legislator Perindo ini, tetap menerapkan Protokol Kesehatan, serta melakukan pembagian masker kepada masyarakat.

Dalam reses itu, hadir Kepala Dinas Pertanian Andi Pangeran, Kepala Dinas Sosial Masling, Kepala Dinas Perikanan Andi Fatahillah, Camat Ponrang Kapolsek Ponrang, Kepala Desa Buntu Kamiri, Kepala Desa Parekaju, Kelurahan Padang Subur, tokoh agama, tokoh masyarakat,
dan pemangku kepentingan terkait yang ada di Kecamatan Ponrang, yakni 2 Kelurahan dan 8 Desa.

Pada kesempatan itu, Andi Mappatunru menyampaikan, masa reses ini para anggota dewan berkesempatan bertemu dan menjumpai konstituen di daerah pemilihannya (Dapil).

Hal ini dilakukan guna menjaring dan menampung aspirasi serta melaksanakan fungsi pengawasan.

“Melalui reses ini, saya berharap semua persoalan yang ada di wilayah masing-masing desa bisa disampaikan berdasarkan potensi dan masalah, mulai dari infrastruktur, ekonomi, kesehatan dan pertanian. Tujuan kita adalah bagaimana kita bisa terlepas dari persoalan utama, yaitu kemiskinan,” tegas Andi Mappatunru.

Selain itu, setelah dilaksanakannya reses, pihaknya akan mengundang pihak terkait untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan yang ada.

“Saya berharap, hasil reses ditindaklanjuti. Jangan sampai reses hasilnya dilaporkan dan kembali reses lagi, namun tidak ada tindaklanjuti,” tegasnya.

Dalam reses ini, banyak hal yang disampaikan masyarakat semisal masalah pertanian, ekonomi, perdagangan dan beberapa hal lain yang dianggap urgen.

Sementara itu, dalam reses tersebut, salah satu warga Desa Buntu Kamiri, Ruslang (40), mengatakan, petani sangat berharap agar pemerintah memberi bantuan Mulsa ( plastik penutup bedengan), Cultipator (traktor mini ), dan Penyuluh Pendamping, untuk mempermudah petani dalam pekerjaan dan mengerti tentang penggunaan obat2 dan teknis cocok tanam yang benar. (ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini