Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Buka HUT ke-22 Remaja GKST, Febriyanthi Hongkiriwang: Jangan Berharap kepada Manusia

Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali Utara yang juga Anggota DPD RI, Febriyanthi Hongkiriwang, membuka Perayaan HUT ke-22 Remaja GKST se-Klasis Beteleme Tahun 2026 di Gedung Gereja GKST Getsemani Ronta, Desa Ronta, Kecamatan Lembo Raya, Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Minggu (11/10/2026) malam. (ist)

MORUT, TEKAPE.co – Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali Utara yang juga Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, mengingatkan remaja Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) agar tetap teguh dalam iman dan tidak kehilangan harapan ketika menghadapi kekecewaan dalam kehidupan.

Pesan tersebut disampaikan Febriyanthi saat membuka Perayaan HUT ke-22 Remaja GKST se-Klasis Beteleme Tahun 2026 di Gedung Gereja GKST Getsemani Ronta, Desa Ronta, Kecamatan Lembo Raya, Minggu (11/10/2026) malam.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Febriyanthi. Perayaan tahun ini mengusung tema “Fokus Memandang kepada Kristus” sebagai pengingat bagi generasi muda untuk menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan di tengah berbagai tantangan.

BACA JUGA: Pimpinan dan Anggota DPRD Lutim Ikut Jalan Sehat Anti Mager Bersama Gubernur Sulsel di Sorowako

Dalam sambutannya, Febriyanthi menekankan bahwa setiap manusia memiliki keterbatasan, termasuk orang tua, mentor, pemimpin, hingga pelayan Tuhan yang selama ini menjadi panutan.

Karena itu, ia mengajak para remaja agar tidak menjadikan manusia sebagai satu-satunya tempat menggantungkan harapan, terlebih ketika mengalami kekecewaan.

“Manusia boleh mengecewakan kita. Orang tua, orang terdekat, bahkan mentor kita bisa mengecewakan. Tetapi ada satu pribadi yang tidak pernah mengecewakan kita, yaitu Tuhan Yesus, Sang Pemilik Kehidupan,” kata Febriyanthi.

BACA JUGA: Negara Tak Boleh Hanya Hadir di Kota, Forkopimda Morowali Sasar Menui Kepulauan

Ia menegaskan, tema yang diangkat dalam perayaan tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan semata. Sebaliknya, tema itu harus menjadi pegangan bagi remaja GKST untuk terus memelihara iman dan menjadikan Kristus sebagai sumber pengharapan.

“Jangan pernah kehilangan fokus. Jangan berharap kepada manusia, tetapi mari tentukan fokus kita kepada Tuhan, karena hanya Dia yang selalu memberikan pengharapan yang penuh dan tidak pernah mengecewakan,” ujarnya.

Pesan Sportivitas dan Persaudaraan

Selain menekankan pentingnya iman, Febriyanthi mengingatkan peserta agar menjaga sportivitas dan keamanan selama mengikuti berbagai perlombaan dalam rangkaian perayaan HUT ke-22 Remaja GKST.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk memperebutkan kemenangan, melainkan juga menjadi kesempatan bagi para remaja untuk mempererat hubungan ant jemaat dan membangun kebersamaan.

Ia tidak ingin perbedaan hasil perlombaan justru memicu perselisihan di antara peserta yang seharusnya menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

“Kita datang ke sini untuk merayakan hari ulang tahun, bersukacita, dan semakin mempererat persaudaraan. Jangan sampai karena tidak menang dalam perlombaan, kita justru saling bermusuhan. Ingat identitas kita sebagai remaja GKST,” pesannya.

Febriyanthi berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh sukacita serta menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat solidaritas dan menunjukkan karakter generasi muda yang takut akan Tuhan.

Undang Masyarakat Ikuti Doa Bersama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini