Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Dibuka Hingga 10 Oktober, UMKM Lokal Luwu Timur Bersiap Unjuk Produk di Expo K-UMKM Sulsel

Salah satu stand Luwu Timur yang siap unjuk produk andalannya pada Pekan Expo K-UMKM Harkopnas ke-79 dijadwalkan dibuka Selasa (6/10/2026) dan berlangsung hingga 10 Oktober 2026. (hms)

SOROWAKO, TEKAPE.co — Pekan Expo K-UMKM dalam rangka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan bukan sekadar menjadi ajang berkumpulnya pelaku usaha dari berbagai daerah.

Bagi pelaku UMKM di Kabupaten Luwu Timur, kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Iniaku, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, itu menjadi kesempatan untuk membawa produk lokal naik kelas.

Memasuki H-1, Senin (5/10/2026), sejumlah pelaku UMKM lokal mulai menata stand mereka. Produk-produk unggulan Luwu Timur dipersiapkan untuk menyambut pengunjung sekaligus peserta dari 23 kabupaten/kota lainnya di Sulsel.

Pekan Expo K-UMKM Harkopnas ke-79 dijadwalkan dibuka Selasa (6/10/2026) dan berlangsung hingga 10 Oktober 2026.

Selama lima hari pelaksanaan, Lapangan Iniaku Sorowako diharapkan tidak hanya menjadi pusat pameran, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi produk UMKM Luwu Timur.

Suasana di lokasi expo pun mulai berubah. Deretan stand yang sebelumnya kosong kini mulai terisi. Para pelaku usaha sibuk menata produk, mempercantik tampilan stand, hingga memastikan barang yang akan dipamerkan siap diperkenalkan kepada masyarakat.

Momentum ini menjadi penting karena UMKM Luwu Timur tidak hanya berhadapan dengan pengunjung lokal, tetapi juga mendapat kesempatan memperkenalkan produknya kepada pelaku usaha dan masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, saat meninjau persiapan di Lapangan Iniaku, Ahad, menegaskan bahwa keberadaan Expo K-UMKM di Luwu Timur harus memberikan dampak bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM.

“Yang paling penting, kita ingin kegiatan ini memberikan dampak bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk-produk unggulan kita kepada masyarakat luas dan membuka peluang pasar yang lebih besar,” ujarnya.

Menurut Puspawati, expo tersebut dapat menjadi ruang bagi pelaku UMKM Luwu Timur untuk memperluas jejaring usaha sekaligus membuka peluang pasar baru.

Sebab, kedatangan peserta dari 23 kabupaten/kota dapat menjadi kesempatan bagi produk lokal Luwu Timur untuk dikenal lebih luas.

“Alhamdulillah, hari ini kita melihat persiapan sudah mencapai sekitar 90 persen. Tinggal beberapa bagian yang perlu kita pastikan kembali, sehingga pada saat pembukaan nanti semuanya benar-benar siap,” katanya.

Selain memastikan kesiapan stand UMKM, Puspawati juga menyaksikan gladi penampilan siswa-siswi SD dan SMP yang akan tampil dalam acara pembukaan.

Perangkat pendukung seperti sound system dan videotron juga telah terpasang dan diuji untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Sementara itu, peserta dari luar Luwu Timur dijadwalkan mulai tiba pada Senin (5/10/2026), sehari sebelum pembukaan resmi.

Kehadiran mereka akan membuat Lapangan Iniaku menjadi titik temu pelaku UMKM dari berbagai wilayah Sulsel.

Bagi UMKM Luwu Timur, situasi tersebut menjadi peluang untuk tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun jaringan, membaca peluang pasar dan memperkenalkan identitas produk daerah.

Puspawati pun mengajak seluruh masyarakat ikut menyukseskan kegiatan tersebut dan memberikan sambutan terbaik kepada para peserta dari berbagai daerah.

“Mari kita bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Kita sambut para peserta dari 23 kabupaten/kota dengan baik dan tunjukkan bahwa Luwu Timur siap menjadi tuan rumah yang baik,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini