Tekape.co

Jendela Informasi Kita

TNI Turun Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Bajo Barat, Polres Luwu Tak Terlihat

Personel Kodim 1403 Palopo saat melakukan penertiban dan menyisir lokasi yang diduga menjadi area penambangan emas ilegal di Kadong-kadong, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Kamis (10/9/2026). (ist)

LUWU, TEKAPE.coPuluhan personel TNI dari Kodim 1403 Palopo turun langsung melakukan penertiban aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah Kadong-kadong, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Kamis (10/9/2026).

Pantauan di lokasi, sejumlah personel TNI terlihat menyisir kawasan yang diduga menjadi titik aktivitas pertambangan emas ilegal.

Penertiban tersebut dilakukan setelah sebelumnya ditemukan aktivitas tambang yang masih berlangsung di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Sudah Ditertibkan tapi Tambang Ilegal Kembali Jalan, Dandim Palopo: Kami Tertibkan!

Seorang sumber di lokasi mengatakan, personel yang terlihat melakukan pengamanan berasal dari Kodim 1403 Palopo.

“Tidak ada satupun anggota Polres Luwu. Yang terjun langsung dari Kodim Palopo,” ujar sumber.

Sumber tersebut juga menyebut anggota TNI telah meminta pihak Polres Luwu untuk mengamankan alat berat yang masih berada di lokasi penambangan.

BACA JUGA: Baru Sepekan Ditertibkan, PETI di Luwu Diduga Kembali Beraksi, Excavator Terekam Keruk Lokasi

Penertiban ini menjadi tindak lanjut atas komitmen Kodim 1403 Palopo untuk menghentikan aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Bajo Barat.

Dandim Janji Tertibkan Tambang Ilegal

Sebelumnya, Komandan Kodim (Dandim) 1403 Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap aktivitas pertambangan emas ilegal di Bajo Barat.

Langkah tersebut dilakukan menyusul kesepakatan seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu yang menyatakan penolakan terhadap aktivitas tambang emas ilegal di wilayah tersebut.

Windra sebelumnya telah memerintahkan jajaran Koramil untuk melakukan pemantauan langsung di lokasi.

Hasil pemantauan menunjukkan aktivitas penambangan masih berlangsung, bahkan menggunakan alat berat.

“Saat ini saya sudah perintahkan koramil untuk pantau langsung dan masih ada yang bekerja, saya pribadi sebagai Dandim telah komitmen akan melakukan penertiban,” kata Dandim Windra kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini