Gas 3 Kg Langka dan Mahal di Palopo Jelang Ramadan, Pemkot Klaim Distribusi Lancar
PALOPO, TEKAPE.co – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, warga di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengeluhkan sulitnya memperoleh gas elpiji 3 kilogram dalam dua pekan terakhir.
Selain langka di tingkat pengecer, harga gas bersubsidi itu dilaporkan melampaui harga normal.
Baya (40), warga Kelurahan Binturumengatakan, ia harus berkeliling dari satu pangkalan ke pangkalan lain untuk mendapatkan gas melon tersebut.
BACA JUGA: Plang Aset Daerah di Laoli Dirusak, Pemkab Lutim Tempuh Jalur Hukum
“Kadang harus turun ke pusat kota. Harganya sampai Rp 30 ribu per tabung,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Menurut dia, situasi itu cukup memberatkan, terutama menjelang Ramadan ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.
Dalam beberapa hari terakhir, kata Baya, harga mulai turun ke kisaran Rp 25 ribu hingga Rp 27 ribu per tabung, meski pasokan masih terbatas.
BACA JUGA: Puluhan Warga Jember Gelar Aksi Desak Penertiban Miras dan Narkoba Jelang Ramadan
Kelangkaan ini terjadi di tengah klaim pemerintah daerah dan Pertamina yang menyebut distribusi dalam kondisi aman.
Wali Kota Palopo, Naili, sebelumnya melakukan inspeksi mendadak di Pusat Niaga Palopo pada 11 Februari 2026 untuk memantau harga bahan pokok dan ketersediaan elpiji 3 kilogram dan 12 kilogram.
Naili menyatakan distribusi elpiji 3 kilogram berjalan lancar dan tepat sasaran.
Ia juga memperingatkan agen dan pangkalan agar tidak menaikkan harga di atas ketentuan pemerintah.
“Jika melanggar, izin pangkalan bisa dicabut,” ujarnya.
Dari pihak perusahaan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan stok dan distribusi energi selama Ramadan dan Idulfitri dalam kondisi aman.
SBM Sulselbar I Fuel, Muhammad Yoga Prabowo, menyebut konsumsi bahan bakar minyak diperkirakan meningkat selama masa Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri seiring kenaikan mobilitas masyarakat.
Untuk mengantisipasi lonjakan itu, penguatan suplai dilakukan melalui Integrated Terminal Makassar, Fuel Terminal Parepare, dan Fuel Terminal Palopo.
“Stok BBM untuk wilayah Sulawesi Selatan dalam kondisi aman dan terjaga,” kata Yoga dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).
Sementara itu, SBM Sulselbar VI Gas, Wahyu Purwatmo, mengatakan tren konsumsi elpiji meningkat menjelang Ramadan.
Pertamina, kata dia, menambah suplai elpiji 3 kilogram sebanyak 426.840 tabung sepanjang Februari 2026 untuk wilayah Sulawesi Selatan.
“Distribusi dilakukan terjadwal dan diawasi agar pasokan tetap lancar hingga tingkat pangkalan,” ujar Wahyu.




Tinggalkan Balasan