Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Longsor dan Banjir Sempat Lumpuhkan Jalur Pantura Situbondo Selama 2,5 Jam

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Situbondo, TNI, BPBD, dan Dinas PUPP dibantu warga membersihkan material longsor yang menutup Jalur Pantura di Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (4/2/2026) malam, sehingga arus lalu lintas kembali normal. (ist)

SITUBONDO, TEKAPE.co -Jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa di wilayah Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sempat terputus akibat longsor dan banjir, Rabu (4/2/2026) malam. 

Peristiwa tersebut menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama penghubung Jawa–Bali terhenti selama sekitar 2,5 jam.

Material longsor berupa batu dan lumpur menutup badan jalan, sementara luapan air sungai akibat jebolnya tanggul memperparah kondisi. 

Kendaraan dari arah Surabaya maupun Banyuwangi tidak dapat melintas sejak kejadian sekitar pukul 21.39 WIB.

Penanganan dilakukan secara terpadu oleh Satuan Lalu Lintas Polres Situbondo bersama unsur TNI dari Koramil, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Permukiman (PUPP), serta warga setempat.

Tim gabungan diterjunkan untuk membersihkan material longsor dengan dukungan peralatan dan alat berat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan panjang sebelum akhirnya dapat kembali dibuka.

“Berkat kerja sama tim gabungan dan bantuan masyarakat, material longsor berhasil disingkirkan sehingga jalur Pantura kembali dapat dilalui,” ujar Nanang Hendra, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, upaya penanganan dilakukan segera setelah kejadian dengan prioritas membuka akses jalan dan menjamin keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam percepatan penanganan bencana di jalur vital tersebut.

Nanang menambahkan, peran masing-masing instansi sangat krusial, mulai dari pengerahan alat berat oleh Dinas PUPP, teknis evakuasi material oleh BPBD, hingga pengamanan dan pengaturan lalu lintas oleh kepolisian.

Setelah proses pembersihan intensif, arus lalu lintas di jalur Pantura Situbondo akhirnya kembali normal pada Kamis (5/2/2026) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini