Tekape.co

Jendela Informasi Kita

PWI Morut Gelar Natal, Pendeta Ingatkan Tak Takut Sampaikan Kebenaran

Para jurnalis yang tergabung dalam PWI Perwakilan Morowali Utara (Morut) berfoto bersama usai ibadah dan perayaan Natal di Beteleme, Kecamatan Lembo, Morowali Utara, Minggu (28/12/2025). (ist)

MORUT, TEKAPE.co – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Morowali Utara (Morut) untuk pertama kalinya menyelenggarakan ibadah dan perayaan Natal bersama para jurnalis di wilayah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu sore (28/12/2025) itu digelar di Beteleme, Kecamatan Lembo, yang merupakan pusat pertumbuhan kedua setelah Kolonodale, ibu kota kabupaten.

Ketua PWI Perwakilan Morut, Samuel “Chem” Siombo, menyampaikan bahwa perayaan Natal bersama ini merupakan bagian dari agenda organisasi dalam membangun kebersamaan di kalangan jurnalis.

BACA JUGA: Patroli di Dermaga Bentenge, Polisi Ingatkan Nelayan Waspadai Cuaca Buruk

Selain memperkuat relasi antarsesama wartawan, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas keimanan jurnalis Nasrani sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap masyarakat.

“Ibadah dan perayaan Natal ini menjadi momentum mempererat rasa kekeluargaan di antara jurnalis serta wujud kepedulian sosial PWI kepada lingkungan sekitar,” ujar Samuel.

Ibadah Natal dipimpin oleh Pendeta Mariana Buyang, S.Th, Gembala Jemaat GKST Bethlehem Beteleme.

BACA JUGA: Kantor Pertanahan Palopo Resmi Jadi Kota Lengkap Spasial

Seusai ibadah, para jurnalis menyerahkan bingkisan Natal kepada lebih dari 70 warga lanjut usia.

Penerima bingkisan tersebut juga mencakup sejumlah jurnalis senior yang berusia di atas 60 tahun.

Dalam khotbahnya, Pendeta Mariana Buyang mengangkat pesan Alkitab dari Matius 1:23 tentang Imanuel, yang dimaknai sebagai Allah yang menyertai umat-Nya.

Ia menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran penting sebagai penyampai kebenaran di tengah masyarakat, meskipun tidak jarang menghadapi tantangan dan risiko.

Menurut dia, wartawan tidak perlu gentar dalam memberitakan kebenaran, meskipun pesan tersebut tidak selalu diterima dengan baik oleh semua pihak.

“Firman Tuhan menjamin bahwa Allah akan menyertai orang-orang yang menyuarakan kebenaran,” kata Pendeta Mariana.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi kejujuran dan integritas dalam praktik jurnalistik, agar setiap pemberitaan dapat membawa manfaat bagi masyarakat serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, Ketua PWI Sulawesi Tengah, H. Tri Putra Toana, bersama Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulteng, H. Mahmud Mattangara, menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada insan pers, pemerintah daerah, serta masyarakat Morut yang merayakan.

Keduanya berharap peran pers yang profesional dan beretika dapat turut mendorong percepatan pembangunan di Morut, sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Anggota Dewan Kehormatan PWI Sulteng, Rolex Malaha, SE, S.Th, yang mewakili jajaran PWI dan Dewan Kehormatan PWI Sulteng, juga mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas di kalangan jurnalis.

“Kami berharap rekan-rekan jurnalis di Morowali Utara terus menjaga kekompakan, profesionalisme, serta mematuhi kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dalam setiap peliputan,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini