Insentif Tak Dibayar Sejak 2024, Aksi RT RW Palopo Berujung Ricuh
PALOPO, TEKAPE. co – Puluhan ketua RT/RW bersama pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) se-Kota Palopo, Sulawesi Selatan, menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Palopo, Senin (15/12/2025).
Aksi ini digelar untuk menagih insentif dan penghargaan yang disebut belum dibayarkan pemerintah kota sejak 2024.
Aksi demonstrasi sempat berlangsung panas.
BACA JUGA: East Design Festival 2025 di Fort Rotterdam, Arsitektur UNM Borong Prestasi
Massa berupaya menerobos masuk ke dalam gedung DPRD agar dapat menyampaikan aspirasi secara langsung. Upaya tersebut dihadang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga di lokasi.
Ketegangan meningkat ketika massa aksi terus mendesak dan mendorong barisan petugas.
Adu dorong pun tak terhindarkan, membuat situasi nyaris berujung bentrok antara demonstran dan aparat pengamanan.
BACA JUGA: Ketua BAZNAS Palopo Diperiksa, Kasat Reskrim: Ada Dugaan Penyimpangan Dana ZIS
Salah seorang orator menyatakan, aksi di DPRD Palopo merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya di Kantor Wali Kota Palopo.
Menurut dia, Pemerintah Kota Palopo belum menunaikan pembayaran insentif dan penghargaan RT/RW serta LPMK, padahal anggaran tersebut diklaim telah dibahas di Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan dimasukkan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Perubahan 2025.
Untuk menekan tuntutan, massa juga membakar ban di depan gedung DPRD.
Akibat aksi saling dorong tersebut, beberapa orang dilaporkan mengalami luka di bagian lengan.(*)



Tinggalkan Balasan