Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Dinkes Palopo Imbau Warga Waspada Covid-19 Meski Tak Ada Kasus Aktif

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Irsan Anugrah. (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai penyebaran virus corona, meskipun hingga saat ini belum tercatat adanya kasus aktif di wilayah tersebut.

Langkah ini menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Kesehatan RI terkait peningkatan kewaspadaan terhadap lonjakan kasus Covid-19 yang kembali terjadi di sejumlah negara.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Irsan Anugrah, mengungkapkan bahwa situasi di Palopo masih aman, namun antisipasi tetap diperlukan agar penyebaran virus tidak kembali terjadi.

BACA JUGA: Potensi Covid-19 Merebak Lagi, Dinas Kesehatan Palopo Ambil Langkah Antisipatif

“Alhamdulillah, untuk saat ini Kota Palopo masih nihil kasus. Namun, kami tetap mengimbau agar masyarakat menjaga kewaspadaan tanpa perlu panik,” ujar Irsan saat dikonfirmasi, Senin, 30 Juni 2025.

Menurut Irsan, Pemerintah Kota Palopo telah mengambil langkah proaktif dengan menginstruksikan seluruh fasilitas layanan kesehatan untuk memperkuat upaya pencegahan dan promosi kesehatan.

Rumah sakit, puskesmas, hingga jajaran Dinas Kesehatan diminta untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.

“Upaya promotif dan preventif terus digalakkan. Kami ajak masyarakat untuk tetap beraktivitas secara normal agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Aktivitas harian yang seimbang dapat membantu tubuh lebih kuat menghadapi potensi serangan virus,” jelasnya.

Irsan menambahkan bahwa mayoritas warga telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 pada tahun-tahun sebelumnya, sehingga kekebalan kelompok dinilai cukup baik.

Namun, ia tetap mengingatkan agar masyarakat tidak lengah, terutama bila mengalami gejala seperti demam, nyeri tenggorokan, sakit kepala, gangguan penciuman atau perasa, mual, hingga diare.

“Segera periksakan diri ke faskes terdekat jika merasakan gejala. Jangan tunggu sakit parah baru datang ke puskesmas atau rumah sakit,” tegasnya.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga terus mendorong masyarakat untuk mengikuti vaksinasi penguat dan menjalankan pola hidup sehat sebagai bentuk perlindungan diri.

Irsan menekankan pentingnya disiplin menjalankan protokol dasar kesehatan, seperti mencuci tangan, etika batuk, serta menghindari kerumunan bila sedang tidak fit.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kesehatan di lingkungan sekitar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini